Pria di Bantaeng Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Diduga Lebih Tiga Hari

SulawesiPos.com – Seorang pria di Kabupaten Bantaeng ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya di Dusun Bonto-Bonto, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Rabu (15/4/2026) malam.

Korban yang diketahui bernama Asri pertama kali ditemukan oleh keluarganya setelah muncul kecurigaan akibat bau menyengat dari dalam rumah.

Kondisi tersebut mendorong pihak keluarga untuk memeriksa langsung ke dalam.

Saudara korban, Saripuddin, mengaku datang untuk memastikan situasi setelah mencium aroma tidak sedap.

Saat itulah ia mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam rumah.

“Masukka periksa rumah karena ada bau bangkai, ternyata sampai di dalam Asri gantung diri,” katanya dikutip JawaPos Group.

Berdasarkan kondisi jasad, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.

Tubuh korban disebut sudah membengkak dan mengarah pada pembusukan.

Aparat setempat bersama pemerintah kecamatan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Plt. Camat Eremerasa, Zulkarnain, mengatakan jenazah telah dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: 
Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Teaching Industry Unhas, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari

“Mayatnya dibawa ke Rumah Sakit Anwar Makkatutu untuk diautopsi,” ucapnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

SulawesiPos.com – Seorang pria di Kabupaten Bantaeng ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya di Dusun Bonto-Bonto, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Rabu (15/4/2026) malam.

Korban yang diketahui bernama Asri pertama kali ditemukan oleh keluarganya setelah muncul kecurigaan akibat bau menyengat dari dalam rumah.

Kondisi tersebut mendorong pihak keluarga untuk memeriksa langsung ke dalam.

Saudara korban, Saripuddin, mengaku datang untuk memastikan situasi setelah mencium aroma tidak sedap.

Saat itulah ia mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam rumah.

“Masukka periksa rumah karena ada bau bangkai, ternyata sampai di dalam Asri gantung diri,” katanya dikutip JawaPos Group.

Berdasarkan kondisi jasad, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.

Tubuh korban disebut sudah membengkak dan mengarah pada pembusukan.

Aparat setempat bersama pemerintah kecamatan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Plt. Camat Eremerasa, Zulkarnain, mengatakan jenazah telah dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: 
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Wafat di Usia 76 Tahun, Golkar Sampaikan Duka Mendalam

“Mayatnya dibawa ke Rumah Sakit Anwar Makkatutu untuk diautopsi,” ucapnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru