Harga Kacang Tanah di Bulukumba Naik Jadi Rp800 Ribu per Karung, Stok Terbatas di Tingkat Petani

SulawesiPos.com – Harga kacang tanah di Kabupaten Bulukumba mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan ini terjadi di tengah terbatasnya pasokan dari petani.

Di tingkat petani, harga kacang tanah kini mencapai sekitar Rp800 ribu per karung. Angka tersebut naik dibanding awal tahun 2026 yang masih berada di kisaran Rp650 ribu per karung.

Seorang petani di Kecamatan Gantarang, Jusman (55), mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak awal April.

Meski demikian, ia menyebut tidak banyak petani yang menanam kacang tanah saat ini.

“Harga memang naik, tapi yang tanam kacang kurang, kebanyakan petani pilih tanam padi,” ujarnya dikutip JawaPos Group, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kenaikan harga juga dipengaruhi oleh tren harga komoditas lain seperti gabah. Namun, keterbatasan produksi membuat pasokan kacang tanah di pasaran relatif sedikit.

Kondisi tersebut turut dirasakan salah seorang pedagang, Alimuddin (51). Ia membenarkan adanya kenaikan harga beli kacang tanah di tingkat pasar.

BACA JUGA: 
CCTV Rekam Aksi Pencurian di Masjid Babussapa Bulukumba, Dua Celengan Dibobol

“Sekarang harga beli Rp800 ribu per karung. Kenaikan ini mulai terasa di awal April,” katanya.

Meski harga meningkat, ia menilai situasi ini tidak sepenuhnya menguntungkan karena stok dari petani relatif terbatas.

Hal itu membuat distribusi dan ketersediaan di pasar menjadi tidak stabil.

SulawesiPos.com – Harga kacang tanah di Kabupaten Bulukumba mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan ini terjadi di tengah terbatasnya pasokan dari petani.

Di tingkat petani, harga kacang tanah kini mencapai sekitar Rp800 ribu per karung. Angka tersebut naik dibanding awal tahun 2026 yang masih berada di kisaran Rp650 ribu per karung.

Seorang petani di Kecamatan Gantarang, Jusman (55), mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak awal April.

Meski demikian, ia menyebut tidak banyak petani yang menanam kacang tanah saat ini.

“Harga memang naik, tapi yang tanam kacang kurang, kebanyakan petani pilih tanam padi,” ujarnya dikutip JawaPos Group, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kenaikan harga juga dipengaruhi oleh tren harga komoditas lain seperti gabah. Namun, keterbatasan produksi membuat pasokan kacang tanah di pasaran relatif sedikit.

Kondisi tersebut turut dirasakan salah seorang pedagang, Alimuddin (51). Ia membenarkan adanya kenaikan harga beli kacang tanah di tingkat pasar.

BACA JUGA: 
Penyu Dilindungi Ditemukan di Bulukumba, Dievakuasi Setelah Dua Hari di Darat

“Sekarang harga beli Rp800 ribu per karung. Kenaikan ini mulai terasa di awal April,” katanya.

Meski harga meningkat, ia menilai situasi ini tidak sepenuhnya menguntungkan karena stok dari petani relatif terbatas.

Hal itu membuat distribusi dan ketersediaan di pasar menjadi tidak stabil.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru