SulawesiPos.com – Seekor penyu langka jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) ditemukan di wilayah Bontoraja, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, penyu tersebut terlihat berada di tangan warga.
Rekaman itu dengan cepat menarik perhatian publik karena Penyu Lekang merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi di Indonesia.
Informasi tersebut kemudian diterima oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Penyelamatan Hewan Dilindungi pada Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan (CDPK) Sulawesi Selatan, Nur Salam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung menuju lokasi pada Rabu (15/4/2026).
Saat tiba di lokasi, kondisi penyu dilaporkan sudah dalam keadaan lemah. Satwa tersebut diduga telah berada di daratan selama dua hari tanpa kembali ke habitatnya.
“Penyunya sudah lemah dan stres, dua malam tidak turun ke laut,” ungkap Nur Salam.
Menurut Nur Salam, kondisi tersebut sangat berisiko bagi penyu laut. Selain rentan mengalami dehidrasi, penyu juga bisa mengalami stres yang berujung pada penurunan daya tahan tubuh.
Proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan persuasif. Petugas memberikan pemahaman kepada warga terkait status perlindungan penyu serta risiko hukum jika satwa tersebut dipelihara atau diperjualbelikan.
Setelah dilakukan komunikasi, warga akhirnya bersedia menyerahkan penyu tersebut kepada petugas untuk diselamatkan.
Penyu kemudian dibawa menggunakan kendaraan menuju kawasan pesisir Pantai Merpati, Bulukumba.
“Kami dan tim membawa menggunakan mobil dan secepat mungkin melepasnya kembali ke habitatnya,” lanjutnya.
Lokasi tersebut dipilih sebagai titik pelepasan karena dinilai aman dan memungkinkan penyu beradaptasi sebelum kembali ke laut lepas.
Petugas berharap kejadian ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak menangkap atau menyimpan satwa dilindungi, serta segera melaporkan jika menemukan kondisi serupa.

