SulawesiPos.com – Turnamen bulu tangkis bergengsi KFF Singapore Badminton Open 2026 resmi dimulai pada Selasa (26/5/2026) di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura.
Kompetisi yang memasuki edisi ke-75 ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender BWF World Tour dengan status Super 750.
Para pemain terbaik dunia akan bersaing memperebutkan total hadiah sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp17,6 miliar.
Selain hadiah besar, turnamen ini juga menawarkan poin ranking yang sangat penting dalam persaingan menuju turnamen mayor dan penentuan unggulan dunia.
Sebagai salah satu ajang prestisius di Asia Tenggara, Singapore Open selalu menghadirkan persaingan ketat di seluruh sektor, mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri hingga ganda campuran.
Jadwal Lengkap Singapore Open 2026
Turnamen berlangsung selama enam hari dengan format eliminasi langsung hingga partai final.
Berikut jadwal lengkap Singapore Open 2026:
Selasa, 26 Mei 2026
- Babak Pertama (32 Besar Hari Pertama)
- Mulai pukul 09.00 WIB
Rabu, 27 Mei 2026
- Babak Pertama (32 Besar Hari Kedua)
- Mulai pukul 09.00 WIB
Kamis, 28 Mei 2026
- Babak 16 Besar
- Mulai pukul 09.00 WIB
Jumat, 29 Mei 2026
- Perempat Final
- Mulai pukul 11.00 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026
- Semifinal
- Mulai pukul 11.00 WIB
Minggu, 31 Mei 2026
- Final
- Mulai pukul 13.00 WIB
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui layanan live streaming resmi yang menyiarkan rangkaian pertandingan sepanjang turnamen.
Wakil Indonesia Langsung Hadapi Tantangan Berat
Indonesia kembali mengirimkan sejumlah pemain terbaiknya dalam upaya meraih gelar di Singapore Open 2026.
Namun sejak hari pertama, para wakil Merah Putih langsung dihadapkan pada lawan-lawan tangguh.
Di sektor ganda putri, pasangan Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menghadapi unggulan pertama asal China, Liu Shengshu dan Tan Ning.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu ujian terberat bagi wakil Indonesia di babak pembuka.
Sementara itu, sektor ganda campuran menghadirkan laga emosional melalui pasangan Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja yang berhadapan dengan duet Prancis, Thom Gicquel dan Delphine Delrue.
Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan pasangan Indonesia yang berupaya kembali menemukan performa terbaik mereka di level internasional.
Perhatian pecinta bulu tangkis Indonesia juga tertuju kepada Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani yang kembali mendapatkan kesempatan tampil di turnamen level elite dunia.
Alwi yang merupakan salah satu pemain muda paling menjanjikan Indonesia berusaha membuktikan kemampuannya saat menghadapi lawan tangguh dari Eropa.
Pengalaman menghadapi pemain-pemain elite di level Super 750 menjadi modal penting bagi perkembangan kariernya.
Di sektor tunggal putri, Putri KW juga menghadapi tantangan besar menghadapi pemain yang memiliki peringkat lebih tinggi.
Namun performa konsisten yang ditunjukkannya sepanjang musim membuat peluang menciptakan kejutan tetap terbuka.
Selain para pemain yang bertanding pada hari pertama, sejumlah andalan Indonesia baru akan memulai perjuangan pada Rabu (27/5/2026).
Salah satu yang paling dinantikan adalah penampilan Jonatan Christie di sektor tunggal putra.
Juara All England tersebut diharapkan mampu melangkah jauh dan bersaing dalam perebutan gelar.
Di sektor ganda putra, perhatian tertuju pada pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mulai menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa turnamen terakhir.
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, pasangan ini menjadi salah satu harapan terbesar Indonesia untuk meraih prestasi di Singapore Open 2026.
Persaingan Ketat Menuju Gelar Juara
Sebagai turnamen kategori Super 750, Singapore Open selalu menjadi ajang yang diikuti hampir seluruh pemain elite dunia.
Kehadiran wakil-wakil kuat dari China, Jepang, Korea Selatan, Denmark, Malaysia, Thailand, hingga tuan rumah Singapura membuat persaingan dipastikan berlangsung sangat kompetitif.
Bagi Indonesia, turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk mengukur kekuatan menjelang rangkaian turnamen besar berikutnya dalam kalender BWF World Tour 2026.
Dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda yang diturunkan, harapan untuk membawa pulang gelar tetap terbuka meski jalan menuju podium juara dipastikan tidak akan mudah.

