Garmin Forerunner 70 dan 170 Resmi Meluncur, Jam Tangan Lari AMOLED Murah dengan Fitur Premium

SulawesiPos.com – Garmin resmi meluncurkan Garmin Forerunner 70 dan 170 pada 12 Mei 2026 sebagai jam tangan pintar lari kelas entry-level terbaru mereka.

Kehadiran perangkat ini menjadi penerus langsung dari seri Forerunner 55 dengan membawa peningkatan besar, terutama pada sektor layar dan fitur latihan.

Forerunner 70 hadir untuk pengguna yang ingin mulai serius berolahraga, khususnya lari, tanpa harus membeli smartwatch premium dengan harga mahal.

Meski diposisikan sebagai model entry-level, Garmin membawa sejumlah fitur canggih dari lini premium mereka ke perangkat ini.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggunaan layar sentuh AMOLED berwarna berukuran 1,2 inci dengan resolusi 390 x 390 piksel.

Tampilan ini memberikan pengalaman visual yang jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya yang masih menggunakan layar transflektif klasik.

Selain lebih tajam dan cerah, layar AMOLED pada Forerunner 70 juga membuat navigasi menu terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari maupun saat berolahraga di luar ruangan.

Di sektor daya tahan, Garmin mengklaim baterai Forerunner 70 mampu bertahan hingga 13 hari dalam mode smartwatch normal.

Sementara jika fitur always-on display diaktifkan, daya tahan baterai diperkirakan mencapai sekitar lima hari. Untuk penggunaan GPS penuh, jam tangan ini dapat digunakan hingga 23 jam.

Sebagai smartwatch olahraga, perangkat ini mendukung lebih dari 80 profil aktivitas bawaan.

Pengguna dapat memantau berbagai jenis latihan mulai dari lari, bersepeda, berenang di kolam, hingga latihan kekuatan atau strength training.

Fitur GNSS/GPS internal juga menjadi nilai penting karena memungkinkan pelacakan jarak, kecepatan, dan waktu secara akurat tanpa perlu membawa smartphone saat berolahraga.

Dari sisi desain, Garmin tetap mempertahankan karakter ringan khas seri Forerunner.

Jam tangan ini menggunakan rangka polimer dengan bobot sekitar 40 gram sehingga tetap nyaman dipakai dalam waktu lama.

Forerunner 70 juga dilengkapi lima tombol fisik yang memudahkan navigasi ketika pengguna sedang berlari atau berolahraga di kondisi basah.

Tali silikon quick-release 20mm membuat pengguna dapat mengganti strap dengan mudah sesuai kebutuhan.

Garmin turut menghadirkan sejumlah fitur latihan premium ke perangkat ini.

Salah satunya adalah Training Readiness dan Training Status yang sebelumnya lebih umum ditemukan pada seri kelas atas.

Fitur tersebut membantu pengguna mengetahui kapan tubuh siap untuk latihan intensif dan kapan sebaiknya beristirahat.

Data diperoleh melalui kombinasi kualitas tidur, HRV, tingkat aktivitas, dan pemulihan tubuh.

Selain itu, Forerunner 70 kini mendukung wrist-based running power dan running dynamics langsung dari pergelangan tangan tanpa memerlukan sensor tambahan.

Pengguna dapat memantau metrik seperti kadens, panjang langkah, hingga waktu kontak kaki dengan tanah.

Garmin juga menghadirkan fitur Quick Workouts yang memungkinkan pengguna membuat target latihan secara instan langsung dari jam tangan.

Bagi pelari pemula, fitur Garmin Run Coach menjadi salah satu daya tarik utama.

Program latihan adaptif kini mendukung metode jalan dan lari secara bertahap sehingga cocok untuk pengguna yang baru memulai rutinitas olahraga.

Untuk pemantauan kesehatan, Forerunner 70 tetap membawa fitur khas Garmin seperti Body Battery, HRV Status, Pulse Ox, hingga Nap Detection yang dapat mendeteksi tidur siang secara otomatis.

Garmin juga meluncurkan Garmin Forerunner 170 secara bersamaan.

Dibanding Forerunner 70, model 170 menawarkan fitur tambahan seperti Garmin Pay, sensor barometer, dan opsi penyimpanan musik offline pada varian Music.

Sementara itu, Forerunner 70 lebih difokuskan untuk pengguna yang menginginkan fitur lari esensial dengan daya tahan baterai lebih panjang dan harga lebih terjangkau.

Secara global, Garmin Forerunner 70 dibanderol mulai dari 250 dolar AS dan tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti citron, cool lavender, black, dan whitestone.

Produk ini mulai tersedia untuk pemesanan global pada 15 Mei 2026.

Dengan kombinasi layar AMOLED modern, fitur latihan premium, dan harga yang lebih ramah di kantong, Garmin Forerunner 70 dan 170 berpotensi menjadi salah satu smartwatch olahraga paling menarik di kelas entry-level tahun ini.

SulawesiPos.com – Garmin resmi meluncurkan Garmin Forerunner 70 dan 170 pada 12 Mei 2026 sebagai jam tangan pintar lari kelas entry-level terbaru mereka.

Kehadiran perangkat ini menjadi penerus langsung dari seri Forerunner 55 dengan membawa peningkatan besar, terutama pada sektor layar dan fitur latihan.

Forerunner 70 hadir untuk pengguna yang ingin mulai serius berolahraga, khususnya lari, tanpa harus membeli smartwatch premium dengan harga mahal.

Meski diposisikan sebagai model entry-level, Garmin membawa sejumlah fitur canggih dari lini premium mereka ke perangkat ini.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggunaan layar sentuh AMOLED berwarna berukuran 1,2 inci dengan resolusi 390 x 390 piksel.

Tampilan ini memberikan pengalaman visual yang jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya yang masih menggunakan layar transflektif klasik.

Selain lebih tajam dan cerah, layar AMOLED pada Forerunner 70 juga membuat navigasi menu terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari maupun saat berolahraga di luar ruangan.

Di sektor daya tahan, Garmin mengklaim baterai Forerunner 70 mampu bertahan hingga 13 hari dalam mode smartwatch normal.

Sementara jika fitur always-on display diaktifkan, daya tahan baterai diperkirakan mencapai sekitar lima hari. Untuk penggunaan GPS penuh, jam tangan ini dapat digunakan hingga 23 jam.

Sebagai smartwatch olahraga, perangkat ini mendukung lebih dari 80 profil aktivitas bawaan.

Pengguna dapat memantau berbagai jenis latihan mulai dari lari, bersepeda, berenang di kolam, hingga latihan kekuatan atau strength training.

Fitur GNSS/GPS internal juga menjadi nilai penting karena memungkinkan pelacakan jarak, kecepatan, dan waktu secara akurat tanpa perlu membawa smartphone saat berolahraga.

Dari sisi desain, Garmin tetap mempertahankan karakter ringan khas seri Forerunner.

Jam tangan ini menggunakan rangka polimer dengan bobot sekitar 40 gram sehingga tetap nyaman dipakai dalam waktu lama.

Forerunner 70 juga dilengkapi lima tombol fisik yang memudahkan navigasi ketika pengguna sedang berlari atau berolahraga di kondisi basah.

Tali silikon quick-release 20mm membuat pengguna dapat mengganti strap dengan mudah sesuai kebutuhan.

Garmin turut menghadirkan sejumlah fitur latihan premium ke perangkat ini.

Salah satunya adalah Training Readiness dan Training Status yang sebelumnya lebih umum ditemukan pada seri kelas atas.

Fitur tersebut membantu pengguna mengetahui kapan tubuh siap untuk latihan intensif dan kapan sebaiknya beristirahat.

Data diperoleh melalui kombinasi kualitas tidur, HRV, tingkat aktivitas, dan pemulihan tubuh.

Selain itu, Forerunner 70 kini mendukung wrist-based running power dan running dynamics langsung dari pergelangan tangan tanpa memerlukan sensor tambahan.

Pengguna dapat memantau metrik seperti kadens, panjang langkah, hingga waktu kontak kaki dengan tanah.

Garmin juga menghadirkan fitur Quick Workouts yang memungkinkan pengguna membuat target latihan secara instan langsung dari jam tangan.

Bagi pelari pemula, fitur Garmin Run Coach menjadi salah satu daya tarik utama.

Program latihan adaptif kini mendukung metode jalan dan lari secara bertahap sehingga cocok untuk pengguna yang baru memulai rutinitas olahraga.

Untuk pemantauan kesehatan, Forerunner 70 tetap membawa fitur khas Garmin seperti Body Battery, HRV Status, Pulse Ox, hingga Nap Detection yang dapat mendeteksi tidur siang secara otomatis.

Garmin juga meluncurkan Garmin Forerunner 170 secara bersamaan.

Dibanding Forerunner 70, model 170 menawarkan fitur tambahan seperti Garmin Pay, sensor barometer, dan opsi penyimpanan musik offline pada varian Music.

Sementara itu, Forerunner 70 lebih difokuskan untuk pengguna yang menginginkan fitur lari esensial dengan daya tahan baterai lebih panjang dan harga lebih terjangkau.

Secara global, Garmin Forerunner 70 dibanderol mulai dari 250 dolar AS dan tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti citron, cool lavender, black, dan whitestone.

Produk ini mulai tersedia untuk pemesanan global pada 15 Mei 2026.

Dengan kombinasi layar AMOLED modern, fitur latihan premium, dan harga yang lebih ramah di kantong, Garmin Forerunner 70 dan 170 berpotensi menjadi salah satu smartwatch olahraga paling menarik di kelas entry-level tahun ini.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru