DPRD Makassar Dukung Langkah Tegas Polrestabes Tumpas Geng Motor demi Iklim Investasi

SulawesiPos.com – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polrestabes Makassar dalam memberantas aksi geng motor yang kian meresahkan warga.

Ia menilai langkah kepolisian mengerahkan ratusan personel merupakan tindakan konkret demi menjaga keamanan wilayah.

“Saya pikir luar biasa kinerja kepolisian kita. Informasinya, Polrestabes Makassar menurunkan sekitar 300 hingga 500 personel untuk mengatasi geng motor di Makassar,” ujar Supratman saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (13/5/2026).

Menurut politisi Nasdem ini, keberadaan geng motor tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berdampak buruk pada citra kota di mata luar.

Ia menekankan bahwa faktor keamanan adalah kunci utama untuk menarik minat investor dan wisatawan ke Kota Daeng.

“Bagaimana mungkin investor mau berinvestasi kalau wilayah kita tidak aman? Orang yang mau datang berkunjung pun akan ragu-ragu. Jadi, apa yang dilakukan Polrestabes ini adalah langkah konkret dan tepat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Teror Geng Motor di Makassar Terekam CCTV, Bocah 13 Tahun Jadi Korban Bacokan

Terkait prosedur penindakan di lapangan, politisi ini menyerahkan sepenuhnya teknis pengamanan kepada pihak kepolisian.

Namun, ia menekankan pentingnya efek jera agar aksi serupa tidak terus berulang.

“Pasti ada pertimbangan dari pihak kepolisian mengenai kelayakan tindakan di lapangan. Tapi untuk memberikan pembelajaran, memang harus ada tindakan yang bersesuaian dengan aturan hukum. Kita serahkan sepenuhnya kepada bapak-bapak di kepolisian,” tutup Supratman.

Sebelumnya, intensitas patroli di Makassar memang ditingkatkan guna merespons laporan masyarakat terkait gangguan kamtibmas yang dipicu oleh kelompok bermotor di sejumlah titik rawan.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana memerintahkan anggotanya berani mengambil langkah-langkah terukur, dengan menembak di tempat pelaku geng motor yang mengancam nyawa masyarakat.

“Kalau memang pelaku kejahatan itu sudah mengancam nyawa masyarakat, perintah saya tembak di tempat. Ada polisi di situ, dia mengancam nyawa masyarakat di situ dengan parang atau mungkin dengan senjata lainnya, tembak di tempat,” ujar Arya saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Selasa (12/5/2026). (mn abdurrahman)

BACA JUGA:  Suami di Makassar Terancam 20 Tahun Penjara Usai Diduga Bunuh Istri di Kamar Kos

SulawesiPos.com – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polrestabes Makassar dalam memberantas aksi geng motor yang kian meresahkan warga.

Ia menilai langkah kepolisian mengerahkan ratusan personel merupakan tindakan konkret demi menjaga keamanan wilayah.

“Saya pikir luar biasa kinerja kepolisian kita. Informasinya, Polrestabes Makassar menurunkan sekitar 300 hingga 500 personel untuk mengatasi geng motor di Makassar,” ujar Supratman saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (13/5/2026).

Menurut politisi Nasdem ini, keberadaan geng motor tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berdampak buruk pada citra kota di mata luar.

Ia menekankan bahwa faktor keamanan adalah kunci utama untuk menarik minat investor dan wisatawan ke Kota Daeng.

“Bagaimana mungkin investor mau berinvestasi kalau wilayah kita tidak aman? Orang yang mau datang berkunjung pun akan ragu-ragu. Jadi, apa yang dilakukan Polrestabes ini adalah langkah konkret dan tepat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Dua Penjual Sate Diamankan Polisi Usai Diduga Lecehkan Siswi SMP, Sempat Diamuk Warga di Makassar

Terkait prosedur penindakan di lapangan, politisi ini menyerahkan sepenuhnya teknis pengamanan kepada pihak kepolisian.

Namun, ia menekankan pentingnya efek jera agar aksi serupa tidak terus berulang.

“Pasti ada pertimbangan dari pihak kepolisian mengenai kelayakan tindakan di lapangan. Tapi untuk memberikan pembelajaran, memang harus ada tindakan yang bersesuaian dengan aturan hukum. Kita serahkan sepenuhnya kepada bapak-bapak di kepolisian,” tutup Supratman.

Sebelumnya, intensitas patroli di Makassar memang ditingkatkan guna merespons laporan masyarakat terkait gangguan kamtibmas yang dipicu oleh kelompok bermotor di sejumlah titik rawan.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana memerintahkan anggotanya berani mengambil langkah-langkah terukur, dengan menembak di tempat pelaku geng motor yang mengancam nyawa masyarakat.

“Kalau memang pelaku kejahatan itu sudah mengancam nyawa masyarakat, perintah saya tembak di tempat. Ada polisi di situ, dia mengancam nyawa masyarakat di situ dengan parang atau mungkin dengan senjata lainnya, tembak di tempat,” ujar Arya saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Selasa (12/5/2026). (mn abdurrahman)

BACA JUGA:  Suami di Makassar Terancam 20 Tahun Penjara Usai Diduga Bunuh Istri di Kamar Kos

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru