SulawesiPos.com – Oklahoma City Thunder semakin menunjukkan status mereka sebagai kandidat kuat juara NBA musim ini setelah menghancurkan Los Angeles Lakers dengan skor telak 131-108 pada Game 3 semifinal Wilayah Barat NBA 2026.
Kemenangan ini membuat Thunder unggul 3-0 dalam seri dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke final konferensi.
Bermain di Crypto.com Arena, Lakers sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama.
Dukungan penuh suporter tuan rumah membuat pasukan JJ Redick tampil lebih percaya diri dibanding dua pertandingan sebelumnya di Oklahoma City.
LeBron James mencoba memimpin kebangkitan Lakers sejak kuarter pertama.
Bintang veteran tersebut tampil agresif dengan kombinasi drive dan assist yang membuat pertahanan Thunder beberapa kali kerepotan.
Rui Hachimura juga kembali tampil tajam melalui tembakan tiga angka yang efektif sepanjang pertandingan.
Lakers bahkan sempat menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 59-57.
Namun seperti dua pertandingan sebelumnya, Oklahoma City Thunder kembali tampil menggila pada babak kedua dan membuat Lakers kehilangan arah permainan.
Thunder langsung mengambil alih momentum pada kuarter ketiga lewat permainan cepat dan agresif.
Shai Gilgeous-Alexander tampil sebagai motor serangan utama dengan kontribusi poin dan assist penting.
Guard asal Kanada itu sukses mengontrol tempo permainan dan membuat lini pertahanan Lakers terus berada di bawah tekanan.
Selain SGA, penampilan Ajay Mitchell menjadi sorotan besar dalam pertandingan ini.
Pemain muda Thunder tersebut tampil luar biasa dengan mencetak 24 poin dan 10 assist.
Mitchell bahkan mencetak 18 poin pada babak kedua dan menjadi mimpi buruk bagi Lakers melalui penetrasi cepat serta akurasi tembakannya.
Chet Holmgren juga memberikan kontribusi penting bagi Thunder dengan torehan 18 poin dan sembilan rebound.
Dominasi Holmgren di area paint membuat Lakers kesulitan mendapatkan second chance points maupun rebound penting.
Sebaliknya, Lakers mulai kehilangan ritme permainan memasuki kuarter ketiga.
Turnover yang terus terjadi membuat Thunder mendapatkan banyak peluang fast break mudah.
Efektivitas serangan Oklahoma City semakin sulit dihentikan ketika Isaiah Joe dan Cason Wallace ikut panas dari luar garis tiga poin.
LeBron James mencetak 19 poin, delapan assist, dan enam rebound dalam pertandingan ini.
Namun performa tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Lakers dari kekalahan telak.
Austin Reaves juga mengalami malam yang sulit setelah beberapa kali gagal dalam pengambilan keputusan penting.
Rui Hachimura justru menjadi pemain terbaik Lakers dengan torehan 21 poin dan persentase tembakan yang cukup baik.
Penampilan konsisten Hachimura menjadi sedikit kabar positif bagi Lakers di tengah situasi sulit yang mereka alami pada seri ini.
Absennya Luka Doncic karena cedera hamstring juga terasa sangat memengaruhi permainan Lakers.
Tanpa Doncic, Lakers kehilangan kreativitas dan variasi serangan yang biasanya menjadi senjata utama mereka musim ini.
Di sisi lain, Oklahoma City Thunder semakin membuktikan kedalaman skuad mereka.
Meski bermain tanpa Jalen Williams, Thunder tetap tampil dominan berkat kontribusi merata hampir seluruh pemain rotasi.
Tim asuhan Mark Daigneault kini bahkan belum terkalahkan sepanjang playoff NBA 2026.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Thunder terutama pada babak kedua.
OKC berhasil menembak lebih dari 56 persen dari field goal dan mencetak 17 tripoin sepanjang pertandingan.
Sementara Lakers kembali kesulitan menjaga konsistensi permainan ketika tekanan meningkat.
Kondisi ini membuat Lakers berada di ujung tanduk.
Dalam sejarah NBA, belum pernah ada tim yang berhasil bangkit setelah tertinggal 0-3 dalam seri playoff.
Situasi tersebut membuat peluang Lakers lolos ke final konferensi kini sangat kecil.
Game 4 dipastikan menjadi laga hidup mati bagi LeBron James dan kawan-kawan.
Jika kembali kalah, musim Lakers akan resmi berakhir.
Sementara bagi Thunder, kemenangan berikutnya akan menjadi langkah besar menuju misi mempertahankan gelar NBA mereka musim ini.

