SulawesiPos.com – Inggris menghancurkan Kroasia 7-0 pada laga UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion HNK Rijeka, Rijeka, Minggu dinihari (4/10/2026).
Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol, sedangkan Jude Bellingham menyumbang satu gol dan tiga assist dalam kemenangan terbesar Inggris pada era Thomas Tuchel sekaligus kekalahan terbesar Kroasia sepanjang sejarah.
Tuchel sebelumnya mengingatkan skuadnya agar suasana santai di kamp latihan tidak membuat mereka masuk ke “mode liburan”.
Peringatan itu terjawab lewat tekanan agresif, sirkulasi bola cepat, dan empat pemain depan Inggris yang sama-sama mencatatkan kontribusi gol.
Pertandingan berlangsung dalam suasana tidak biasa karena Kroasia sedang menjalani hukuman laga tanpa penonton akibat masalah suporter.
Sekitar 6.000 anak sekolah Kroasia dan 100 pendukung Inggris tetap diizinkan masuk ke stadion.
Kane-Bellingham Buka Pesta Gol
Inggris hanya membutuhkan delapan menit untuk membuka keunggulan. Alex Scott, yang menjalani penampilan penuh pertamanya sebagai starter, mengirim bola kepada Bellingham, yang kemudian menyodorkan umpan terobosan untuk Kane.
Kane mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan Dominik Livakovic.
Gol itu menjadi gol internasional ke-88 Kane.
Harry Kane menilai kemenangan telak tersebut merupakan gambaran dari permainan Inggris yang mampu tampil dominan sepanjang pertandingan.
“Luar biasa dari awal hingga akhir. Kami banyak berbicara tentang bagaimana bermain selama 90 menit dari awal sampai akhir, benar-benar dominan dengan bola maupun tanpa bola. Itulah yang kami tunjukkan malam ini,” kata Kane kepada ITV.
Kapten Inggris itu juga menilai Kroasia kesulitan menghadapi kecepatan permainan timnya.
“Mereka tidak mampu mengimbangi kecepatan kami dan pergerakan yang kami lakukan,” ujar Kane.
Bellingham menggandakan keunggulan pada menit ke-21 setelah Anthony Gordon mengendalikan umpan silang Saka dan mengirim bola ke area enam yard.
Bellingham menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Inggris unggul 2-0.
Gordon kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-39 melalui sundulan setelah menerima umpan silang Jarell Quansah.
Gol itu memperpanjang catatan Gordon yang selalu mencetak gol atau assist dalam tujuh pertandingan terakhirnya bersama Inggris.
Saka menambah gol keempat menjelang turun minum setelah menerima umpan silang Bellingham.
Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.
Serangan Inggris Tak Mengendur
Inggris tetap menyerang setelah jeda. Kane mencetak gol keduanya pada menit ke-53 dengan menyambar umpan silang Elliot Anderson.
Saka melengkapi brace pada menit ke-68 setelah menerima umpan Kane. Gol tersebut membawa Inggris unggul 6-0.
Morgan Rogers menutup pesta gol pada menit ke-87.
Bellingham mengirim umpan yang membebaskan Rogers sebelum pemain pengganti itu melewati Livakovic dan mencetak gol ketujuh.
Kroasia tidak mampu membalas hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan Terbesar Kroasia
Kekalahan tujuh gol tersebut menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah tim nasional Kroasia.
Sebelumnya, kekalahan terburuk mereka terjadi pada 11 September 2018, ketika Kroasia dihajar Spanyol 0-6 dalam UEFA Nations League di Elche.
Kroasia juga pernah kalah dengan margin empat gol, yakni 1-5 dari Inggris pada Kualifikasi Piala Dunia 2010, 9 September 2009.
Sebelumnya, pada 15 Juni 1941, Kroasia kalah 1-5 dari Jerman dalam laga persahabatan.
Kemenangan 7-0 Ketiga Dalam 7 tahun Terakhir
Kemenangan 7-0 atas Kroasia menjadi kali ketiga Inggris mencatat skor tersebut dalam tujuh tahun terakhir.
Sebelumnya, The Three Lions menang 7-0 atas Montenegro pada Kualifikasi EURO 2020, 14 November 2019, dan mengulanginya saat menghadapi Makedonia Utara pada Kualifikasi EURO 2024, 19 Juni 2023.
Secara keseluruhan, kemenangan terbesar Inggris dalam periode tersebut terjadi saat menghancurkan San Marino 10-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, 15 November 2021.
Inggris juga pernah menang 8-0 atas San Marino pada Kualifikasi Piala Dunia 2014, 22 Maret 2013.
Hasil ini memberi Inggris dua kemenangan dari tiga pertandingan fase grup Nations League dan memperkuat posisi mereka dalam persaingan menuju perempat final.
Inggris selanjutnya menghadapi Ceko di Wembley pada Selasa (6/10/2026).


