Dua Skuad Termahal Bertemu, Kevin Diks Tantang Chanathip di Final FIFA ASEAN Cup

SulawesiPos.com – Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia dan Thailand sebagai dua skuad dengan nilai pasar tertinggi di turnamen.

Indonesia membawa Mitchell Baker, Kevin Diks, dan Justin Hubner setelah menang 9-2 atas Bangladesh, sedangkan Thailand mengandalkan pengalaman Chanathip Songkrasin dan kesiapan pilar utama saat kedua tim bertemu di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Data Transfermarkt yang menempatkan nilai pasar skuad Indonesia di Rp396,91 miliar dan Thailand Rp165,13 miliar.

Selisih tersebut membuat final ini mempertemukan dua tim termahal di FIFA ASEAN Cup 2026, meski nilai pasar tidak menjadi jaminan hasil pertandingan.

Indonesia lolos sebagai juara Grup A setelah menang 9-2 atas Bangladesh.

Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pertandingan itu, sedangkan Kevin Diks dan Justin Hubner termasuk pemain Indonesia yang ikut menyumbang gol.

Thailand mengamankan tiket final setelah menang 2-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup B.

Tim asuhan Anthony Hudson tetap menjadi pemuncak grup dengan enam poin meski kalah 1-2 dari Filipina pada pertandingan terakhir.

BACA JUGA:  Willem II Promosi Dramatis ke Eredivisie Usai Singkirkan FC Volendam, Nathan Tjoe-A-On Jadi Sorotan

Hudson bahkan menyimpan sejumlah pemain utama saat menghadapi Filipina agar kondisi mereka lebih bugar untuk final.

Di antara nama berpengalaman Thailand yang menjadi sorotan ialah Chanathip Songkrasin.

Nilai Pasar dan Kesiapan Thailand

Dalam perbandingan nilai pasar yang dirujuk Transfermarkt, Kevin Diks menjadi pemain termahal di skuad Indonesia dengan nilai Rp86,91 miliar.

Di kubu Thailand, Nicholas Mickleson berada di posisi teratas dengan nilai pasar Rp17,38 miliar.

Daftar harga pemain Indonesia vs Thailand
Harga pemain Timnas Indonesia dan Thailand. dok/transfermarkt

Namun, Hudson menilai ancaman Indonesia tidak hanya berasal dari harga pemain.

Ia menyoroti postur, kekuatan fisik, kelincahan, dan kekompakan skuad Garuda.

“Saya memandang mereka sebagai tim yang sangat kuat; seperti yang saya katakan, mereka memiliki banyak pemain berdarah campuran yang bertubuh tinggi, kuat secara fisik, dan lincah, serta didukung oleh semangat tim dan kekompakan yang luar biasa. Kami sangat menantikan pertandingan ini,” ujar Hudson, dikutip dari Instagram Timnas Thailand.

Indonesia harus melewati laga yang menguras tenaga untuk memastikan posisi teratas Grup A.

Garuda membutuhkan kemenangan besar karena memiliki poin dan selisih gol yang bersaing ketat dengan Malaysia, sedangkan Thailand mendapat keuntungan dari keputusan mengistirahatkan sejumlah pilar pada laga terakhir.

BACA JUGA:  Emil Audero, Tembok Kokoh dari Cremona

Herdman Sambut Reuni dengan Hudson

Final juga mempertemukan kembali Herdman dan Hudson.

Sebelum memimpin Thailand, Hudson pernah menjadi bagian dari staf pelatih Amerika Serikat ketika Herdman menangani Kanada.

“Dia tahu bagaimana saya bermain. Dia mempelajari Kanada ketika kami menghadapi Amerika Serikat dalam banyak pertandingan,” kata Herdman dalam jumpa pers setelah kemenangan atas Bangladesh.

Herdman menyebut pertemuan tersebut membuat final di SUGBK memiliki cerita tersendiri.

“Dan ya, saya bersemangat. Akan menyenangkan berjabat tangan dengannya di area teknis dan melihat dua orang Inggris saling beradu taktik. Ini akan bagus,” ujarnya.

Pelatih Indonesia itu menilai timnya masih berada dalam proses pembentukan karena baru menjalani enam sesi latihan bersama.

“Saya pernah membawa tim meraih dua medali Olimpiade. Saya tahu bagaimana sebuah tim berkembang melalui turnamen. Itu membutuhkan waktu. Chemistry akan terbentuk,” kata Herdman.

Rekor Pertemuan Indonesia Vs Thailand

Indonesia masih belum mampu meraih kemenangan dalam lima pertemuan terakhir di ajang senior resmi melawan Thailand.

BACA JUGA:  Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia Hari Ini dan Daftar 23 Pemain Kualifikasi Piala Asia 2027

Dari lima laga tersebut, skuad Garuda mencatat tiga hasil imbang dan dua kekalahan.

Berikut lima pertemuan terakhir:

  • 29 Desember 2022 – Piala AFF 2022: Indonesia 1-1 Thailand
  • 1 Januari 2022 – Piala AFF 2020: Indonesia 2-2 Thailand
  • 29 Desember 2021 – Piala AFF 2020: Indonesia 0-4 Thailand
  • 3 Juni 2021 – Kualifikasi Piala Dunia 2022: Thailand 2-2 Indonesia
  • 10 September 2019 – Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia 0-3 Thailand

Dengan catatan tersebut, final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan atas Thailand sekaligus memperbaiki rekor pertemuan kedua tim.

Indonesia dan Thailand akan bertemu di SUGBK pada Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi penentu juara FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus ujian apakah skuad dengan nilai pasar tertinggi dapat mengubah keunggulan di atas kertas menjadi trofi.

SulawesiPos.com – Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia dan Thailand sebagai dua skuad dengan nilai pasar tertinggi di turnamen.

Indonesia membawa Mitchell Baker, Kevin Diks, dan Justin Hubner setelah menang 9-2 atas Bangladesh, sedangkan Thailand mengandalkan pengalaman Chanathip Songkrasin dan kesiapan pilar utama saat kedua tim bertemu di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Data Transfermarkt yang menempatkan nilai pasar skuad Indonesia di Rp396,91 miliar dan Thailand Rp165,13 miliar.

Selisih tersebut membuat final ini mempertemukan dua tim termahal di FIFA ASEAN Cup 2026, meski nilai pasar tidak menjadi jaminan hasil pertandingan.

Indonesia lolos sebagai juara Grup A setelah menang 9-2 atas Bangladesh.

Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pertandingan itu, sedangkan Kevin Diks dan Justin Hubner termasuk pemain Indonesia yang ikut menyumbang gol.

Thailand mengamankan tiket final setelah menang 2-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup B.

Tim asuhan Anthony Hudson tetap menjadi pemuncak grup dengan enam poin meski kalah 1-2 dari Filipina pada pertandingan terakhir.

BACA JUGA:  John Herdman Panggil 50 Pemain Wider Timnas Indonesia, Skuad Garuda Mulai Mengerucut untuk Piala AFF 2026

Hudson bahkan menyimpan sejumlah pemain utama saat menghadapi Filipina agar kondisi mereka lebih bugar untuk final.

Di antara nama berpengalaman Thailand yang menjadi sorotan ialah Chanathip Songkrasin.

Nilai Pasar dan Kesiapan Thailand

Dalam perbandingan nilai pasar yang dirujuk Transfermarkt, Kevin Diks menjadi pemain termahal di skuad Indonesia dengan nilai Rp86,91 miliar.

Di kubu Thailand, Nicholas Mickleson berada di posisi teratas dengan nilai pasar Rp17,38 miliar.

Daftar harga pemain Indonesia vs Thailand
Harga pemain Timnas Indonesia dan Thailand. dok/transfermarkt

Namun, Hudson menilai ancaman Indonesia tidak hanya berasal dari harga pemain.

Ia menyoroti postur, kekuatan fisik, kelincahan, dan kekompakan skuad Garuda.

“Saya memandang mereka sebagai tim yang sangat kuat; seperti yang saya katakan, mereka memiliki banyak pemain berdarah campuran yang bertubuh tinggi, kuat secara fisik, dan lincah, serta didukung oleh semangat tim dan kekompakan yang luar biasa. Kami sangat menantikan pertandingan ini,” ujar Hudson, dikutip dari Instagram Timnas Thailand.

Indonesia harus melewati laga yang menguras tenaga untuk memastikan posisi teratas Grup A.

Garuda membutuhkan kemenangan besar karena memiliki poin dan selisih gol yang bersaing ketat dengan Malaysia, sedangkan Thailand mendapat keuntungan dari keputusan mengistirahatkan sejumlah pilar pada laga terakhir.

BACA JUGA:  Pratama Arhan Tegaskan Belum Saatnya Pulang ke Liga Indonesia, Fokus Karier di Thailand

Herdman Sambut Reuni dengan Hudson

Final juga mempertemukan kembali Herdman dan Hudson.

Sebelum memimpin Thailand, Hudson pernah menjadi bagian dari staf pelatih Amerika Serikat ketika Herdman menangani Kanada.

“Dia tahu bagaimana saya bermain. Dia mempelajari Kanada ketika kami menghadapi Amerika Serikat dalam banyak pertandingan,” kata Herdman dalam jumpa pers setelah kemenangan atas Bangladesh.

Herdman menyebut pertemuan tersebut membuat final di SUGBK memiliki cerita tersendiri.

“Dan ya, saya bersemangat. Akan menyenangkan berjabat tangan dengannya di area teknis dan melihat dua orang Inggris saling beradu taktik. Ini akan bagus,” ujarnya.

Pelatih Indonesia itu menilai timnya masih berada dalam proses pembentukan karena baru menjalani enam sesi latihan bersama.

“Saya pernah membawa tim meraih dua medali Olimpiade. Saya tahu bagaimana sebuah tim berkembang melalui turnamen. Itu membutuhkan waktu. Chemistry akan terbentuk,” kata Herdman.

Rekor Pertemuan Indonesia Vs Thailand

Indonesia masih belum mampu meraih kemenangan dalam lima pertemuan terakhir di ajang senior resmi melawan Thailand.

BACA JUGA:  Jersey Biru Timnas Indonesia Disorot, Kainna PSM Nilai Motif Kurang Menarik

Dari lima laga tersebut, skuad Garuda mencatat tiga hasil imbang dan dua kekalahan.

Berikut lima pertemuan terakhir:

  • 29 Desember 2022 – Piala AFF 2022: Indonesia 1-1 Thailand
  • 1 Januari 2022 – Piala AFF 2020: Indonesia 2-2 Thailand
  • 29 Desember 2021 – Piala AFF 2020: Indonesia 0-4 Thailand
  • 3 Juni 2021 – Kualifikasi Piala Dunia 2022: Thailand 2-2 Indonesia
  • 10 September 2019 – Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia 0-3 Thailand

Dengan catatan tersebut, final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan atas Thailand sekaligus memperbaiki rekor pertemuan kedua tim.

Indonesia dan Thailand akan bertemu di SUGBK pada Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi penentu juara FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus ujian apakah skuad dengan nilai pasar tertinggi dapat mengubah keunggulan di atas kertas menjadi trofi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru