Calvin Verdonk Belum Debut di Liga Champions, Rekor Indonesia Tertunda

Upaya Lille mengejar skor semakin berat setelah Ethan Mbappe menerima kartu merah langsung pada menit ke-56.

Tuan rumah bermain dengan 10 orang hingga pertandingan berakhir.

Kapten Lille Benjamin Andre menilai timnya kehilangan kendali pada 15 menit pertama selepas jeda.

“Setelah kembali dari turun minum, saya kira kami melewati 15 menit ketika kami benar-benar kehilangan permainan,” kata Andre kepada pemegang hak siar, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

“Dalam 10 menit, kami membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi diri sendiri. Kami sudah melakukan bagian tersulit dengan dua kali memimpin. Ini kekecewaan besar,” lanjutnya.

Ancelotti Soroti Kegagalan Mengelola Tekanan

Ancelotti mengatakan Lille sempat menampilkan permainan yang diinginkannya pada babak pertama.

Namun, dua gol cepat Betis dan kartu merah setelah jeda membuat tuan rumah gagal mempertahankan kendali.

“Kami memberi Betis banyak masalah pada babak pertama dengan memainkan sepak bola yang kami sukai. Kami ingin bermain seperti itu,” ujar Ancelotti kepada Canal Plus, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

BACA JUGA:  DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Ingatkan PSSI Tak Abaikan Pemain Lokal

Pelatih asal Italia tersebut menilai Liga Champions menuntut pemain tetap tenang ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.

“Dalam kompetisi ini, ada banyak momen ketika bukan Anda yang mengendalikan pertandingan. Anda harus mampu mengelola frustrasi. Hari ini kami tidak mampu melakukannya,” katanya.

Ancelotti menyebut kesalahan kecil dibayar mahal oleh Lille.

Kekalahan tersebut membuat klub Prancis itu memulai fase liga tanpa poin, sedangkan Betis membawa pulang tiga angka pada penampilan pertamanya di Liga Champions setelah absen selama 21 tahun.

Upaya Lille mengejar skor semakin berat setelah Ethan Mbappe menerima kartu merah langsung pada menit ke-56.

Tuan rumah bermain dengan 10 orang hingga pertandingan berakhir.

Kapten Lille Benjamin Andre menilai timnya kehilangan kendali pada 15 menit pertama selepas jeda.

“Setelah kembali dari turun minum, saya kira kami melewati 15 menit ketika kami benar-benar kehilangan permainan,” kata Andre kepada pemegang hak siar, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

“Dalam 10 menit, kami membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi diri sendiri. Kami sudah melakukan bagian tersulit dengan dua kali memimpin. Ini kekecewaan besar,” lanjutnya.

Ancelotti Soroti Kegagalan Mengelola Tekanan

Ancelotti mengatakan Lille sempat menampilkan permainan yang diinginkannya pada babak pertama.

Namun, dua gol cepat Betis dan kartu merah setelah jeda membuat tuan rumah gagal mempertahankan kendali.

“Kami memberi Betis banyak masalah pada babak pertama dengan memainkan sepak bola yang kami sukai. Kami ingin bermain seperti itu,” ujar Ancelotti kepada Canal Plus, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

BACA JUGA:  Jonathan Miliano Cedera ACL Lagi! Bintang Timnas Indonesia Dipastikan Absen di FIFA Matchday

Pelatih asal Italia tersebut menilai Liga Champions menuntut pemain tetap tenang ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.

“Dalam kompetisi ini, ada banyak momen ketika bukan Anda yang mengendalikan pertandingan. Anda harus mampu mengelola frustrasi. Hari ini kami tidak mampu melakukannya,” katanya.

Ancelotti menyebut kesalahan kecil dibayar mahal oleh Lille.

Kekalahan tersebut membuat klub Prancis itu memulai fase liga tanpa poin, sedangkan Betis membawa pulang tiga angka pada penampilan pertamanya di Liga Champions setelah absen selama 21 tahun.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru