Bagi PSM, status itu bisa menjadi kebanggaan sekaligus beban tambahan.
Setiap langkah Juku Eja pada musim baru akan dibaca bukan hanya sebagai perjalanan satu klub, tetapi juga sebagai representasi kawasan yang kini tinggal menyisakan Makassar di panggung tertinggi sepak bola nasional.

