Persebaya sempat berada dalam tekanan, tetapi lini belakang mereka masih mampu bertahan, termasuk ketika Yuran Fernandes melakukan sapuan penting di depan gawang pada awal babak kedua.
Persebaya tidak hanya bertahan. Miguel Pereira dan Jefferson Silva sempat melepaskan percobaan dari luar kotak penalti, namun belum mampu menambah keunggulan.
Laga lalu berubah pada menit ke-67 ketika Diego Landis menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira, membuat Arema harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain.
Unggul jumlah pemain tidak membuat Persebaya benar-benar mudah menutup laga.
Arema tetap menekan hingga menit-menit akhir, tetapi Bajul Ijo bisa menjaga organisasi pertahanannya sampai peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini mengantar Persebaya ke final Piala Presiden 2026 untuk menghadapi Persib Bandung pada Kamis, 6 Agustus 2026, masih di Bali.
Sementara Arema FC turun ke laga perebutan tempat ketiga menghadapi Persija Jakarta pada hari yang sama.

