Persebaya Tembus Final Piala Presiden 2026 usai Tekuk Arema 1-0, Yuran Fernandes Jadi Penentu

SulawesiPos.com – Persebaya Surabaya memastikan tiket ke final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC 1-0 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026.

Gol sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-45+5 menjadi pembeda dalam Derby Jatim yang berjalan keras dan membuat Bajul Ijo melangkah ke partai puncak menghadapi Persib Bandung.

Kemenangan ini memperpanjang laju bersih Persebaya di turnamen pramusim tersebut.

Setelah menyapu fase grup dengan tiga kemenangan, tim asuhan Bernardo Tavares kembali lolos dari laga ketat dan menjaga peluang menutup Piala Presiden 2026 dengan trofi.

Arema sebenarnya sempat memberi ancaman lebih dulu pada babak pertama.

Tim Singo Edan bahkan sempat membobol gawang Persebaya melalui John Alfarizi, tetapi gol itu tidak disahkan karena offside.

Di sisi lain, Persebaya beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan lewat bola mati dan pergantian cepat yang memasukkan Francisco Rivera pada menit ke-27.

BACA JUGA:  Arema FC vs PSM Makassar: Susunan Pemain Resmi Pekan ke-32 BRI Super League 2025/26

Momentum besar akhirnya datang di ujung babak pertama.

Dari situasi tendangan sudut yang dikirim Rivera, Yuran Fernandes memenangi duel udara dan menanduk bola ke gawang Arema pada menit ke-45+5.

Gol itu menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk Persebaya.

Arema Kehilangan Pemain, Persebaya Jaga Keunggulan

Memasuki babak kedua, Arema langsung menekan untuk memburu gol balasan.

Persebaya sempat berada dalam tekanan, tetapi lini belakang mereka masih mampu bertahan, termasuk ketika Yuran Fernandes melakukan sapuan penting di depan gawang pada awal babak kedua.

Persebaya tidak hanya bertahan. Miguel Pereira dan Jefferson Silva sempat melepaskan percobaan dari luar kotak penalti, namun belum mampu menambah keunggulan.

Laga lalu berubah pada menit ke-67 ketika Diego Landis menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira, membuat Arema harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain.

Unggul jumlah pemain tidak membuat Persebaya benar-benar mudah menutup laga.

Arema tetap menekan hingga menit-menit akhir, tetapi Bajul Ijo bisa menjaga organisasi pertahanannya sampai peluit panjang dibunyikan.

BACA JUGA:  Flare PSM vs Persib Diakomodasi Panpel, Kapolres Parepare: Sudah Dikoordinasikan

Hasil ini mengantar Persebaya ke final Piala Presiden 2026 untuk menghadapi Persib Bandung pada Kamis, 6 Agustus 2026, masih di Bali.

Sementara Arema FC turun ke laga perebutan tempat ketiga menghadapi Persija Jakarta pada hari yang sama.

SulawesiPos.com – Persebaya Surabaya memastikan tiket ke final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC 1-0 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026.

Gol sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-45+5 menjadi pembeda dalam Derby Jatim yang berjalan keras dan membuat Bajul Ijo melangkah ke partai puncak menghadapi Persib Bandung.

Kemenangan ini memperpanjang laju bersih Persebaya di turnamen pramusim tersebut.

Setelah menyapu fase grup dengan tiga kemenangan, tim asuhan Bernardo Tavares kembali lolos dari laga ketat dan menjaga peluang menutup Piala Presiden 2026 dengan trofi.

Arema sebenarnya sempat memberi ancaman lebih dulu pada babak pertama.

Tim Singo Edan bahkan sempat membobol gawang Persebaya melalui John Alfarizi, tetapi gol itu tidak disahkan karena offside.

Di sisi lain, Persebaya beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan lewat bola mati dan pergantian cepat yang memasukkan Francisco Rivera pada menit ke-27.

BACA JUGA:  Flare PSM vs Persib Diakomodasi Panpel, Kapolres Parepare: Sudah Dikoordinasikan

Momentum besar akhirnya datang di ujung babak pertama.

Dari situasi tendangan sudut yang dikirim Rivera, Yuran Fernandes memenangi duel udara dan menanduk bola ke gawang Arema pada menit ke-45+5.

Gol itu menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk Persebaya.

Arema Kehilangan Pemain, Persebaya Jaga Keunggulan

Memasuki babak kedua, Arema langsung menekan untuk memburu gol balasan.

Persebaya sempat berada dalam tekanan, tetapi lini belakang mereka masih mampu bertahan, termasuk ketika Yuran Fernandes melakukan sapuan penting di depan gawang pada awal babak kedua.

Persebaya tidak hanya bertahan. Miguel Pereira dan Jefferson Silva sempat melepaskan percobaan dari luar kotak penalti, namun belum mampu menambah keunggulan.

Laga lalu berubah pada menit ke-67 ketika Diego Landis menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira, membuat Arema harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain.

Unggul jumlah pemain tidak membuat Persebaya benar-benar mudah menutup laga.

Arema tetap menekan hingga menit-menit akhir, tetapi Bajul Ijo bisa menjaga organisasi pertahanannya sampai peluit panjang dibunyikan.

BACA JUGA:  Persib Vs Tampines: Balsa Sekulic Pecah Kebuntuan, Maung Bandung Sapu Bersih Grup A

Hasil ini mengantar Persebaya ke final Piala Presiden 2026 untuk menghadapi Persib Bandung pada Kamis, 6 Agustus 2026, masih di Bali.

Sementara Arema FC turun ke laga perebutan tempat ketiga menghadapi Persija Jakarta pada hari yang sama.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru