Persebaya Vs Port FC 2-1 di Piala Presiden 2026: Sapu Bersih Grup B, Tavares Malah Minta Bajul Ijo Terus Berbenah

SulawesiPos.com – Hasil Persebaya vs Port FC di Piala Presiden 2026 berakhir manis untuk tuan rumah. Bajul Ijo menundukkan wakil Thailand itu 2-1 pada laga terakhir Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 1 Agustus 2026, setelah sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dan menyapu bersih tiga laga fase grup.

Port FC lebih dulu memukul Persebaya pada menit ke-29 lewat Issam Al Sabhi. Namun tekanan tuan rumah tidak runtuh.

Miguel Pereira membalas pada menit ke-39 untuk menghidupkan lagi pertandingan, sebelum Persebaya berbalik unggul lewat gol cepat awal babak kedua dan menutup malam dengan sembilan poin sempurna sebagai juara Grup B.

Kemenangan ini bukan cuma menegaskan ketajaman respons Persebaya setelah kebobolan, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad yang dipakai Bernardo Tavares.

Situs resmi Persebaya mencatat empat pergantian langsung dilakukan saat jeda, yaitu memasukkan Walber Mota, Ramadhan Sananta, Alex Martins, dan Francisco Rivera, sebuah perubahan yang segera mengubah ritme serangan Bajul Ijo.

BACA JUGA:  KM Mutiara Sentosa 2 Kapal Eks 1992 Terbakar, 181 Truk Logistik Surabaya-Makassar Terancam Gagal Kirim

Port FC kemudian makin tertekan setelah Bruno Moreira menerima kartu merah langsung pada menit ke-61 akibat menyikut Gledson Paixao.

Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tetap harus bekerja keras karena wakil Thailand itu masih sempat memberi ancaman sampai menit-menit akhir.

Penyelamatan penting kiper tuan rumah pada fase akhir laga ikut menjaga keunggulan tetap utuh.

Bangkit Setelah Tertinggal

Babak pertama memperlihatkan duel yang lebih ketat daripada skor akhir.

Persebaya memang berusaha mengambil inisiatif sejak awal, tetapi Port FC beberapa kali lebih dulu mengancam dan akhirnya memimpin lebih dahulu.

Momentum mulai bergeser setelah gol Miguel Pereira sebelum turun minum.

Gol itu membuat Persebaya masuk ruang ganti dengan keadaan lebih tenang, lalu tampil jauh lebih agresif pada babak kedua.

Perubahan dari bangku cadangan menjadi salah satu titik paling menentukan.

Begitu babak kedua dimulai, tempo serangan Persebaya meningkat dan tekanan ke area pertahanan Port FC jadi lebih konsisten.

BACA JUGA:  Arema FC Vs Tampines Rovers Hari Ini, Cek Jadwal Siaran Langsung dan Peluang Lolos di Piala Presiden 2026

Situasi itu membuat tim tamu tidak lagi sebebas babak pertama dalam membangun serangan.

Kartu merah Bruno Moreira kemudian menjadi pukulan lain bagi Port FC.

Dalam situasi tertinggal dan bermain dengan 10 orang, ruang mereka untuk mengejar pertandingan semakin sempit.

Juara Grup, Tapi Tavares Belum Puas

Meski menutup Grup B dengan nilai sempurna, Bernardo Tavares menegaskan timnya belum selesai berbenah.

Ia menilai masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan meski Persebaya sukses menjaga laju kemenangan.

“Tentu masih banyak hal yang harus kami lakukan dan kami ubah jika ingin menjadi tim yang lebih baik,” kata Tavares usai pertandingan.

Pernyataan itu memperlihatkan Persebaya tidak mau terlena hanya karena lolos ke semifinal dengan tiga kemenangan beruntun.

Bagi tim pelatih, hasil atas Port FC menjadi modal penting, tetapi juga bahan evaluasi sebelum fase gugur.

Dengan hasil ini, Persebaya menutup Grup B Piala Presiden 2026 sebagai pemuncak klasemen dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.

BACA JUGA:  PSM Bangkit ke Posisi 13, Persebaya Menanti di Parepare

Port FC harus menerima kekalahan tipis dalam laga yang sempat mereka awali dengan baik sebelum momentum berubah ke pihak tuan rumah.

SulawesiPos.com – Hasil Persebaya vs Port FC di Piala Presiden 2026 berakhir manis untuk tuan rumah. Bajul Ijo menundukkan wakil Thailand itu 2-1 pada laga terakhir Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 1 Agustus 2026, setelah sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dan menyapu bersih tiga laga fase grup.

Port FC lebih dulu memukul Persebaya pada menit ke-29 lewat Issam Al Sabhi. Namun tekanan tuan rumah tidak runtuh.

Miguel Pereira membalas pada menit ke-39 untuk menghidupkan lagi pertandingan, sebelum Persebaya berbalik unggul lewat gol cepat awal babak kedua dan menutup malam dengan sembilan poin sempurna sebagai juara Grup B.

Kemenangan ini bukan cuma menegaskan ketajaman respons Persebaya setelah kebobolan, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad yang dipakai Bernardo Tavares.

Situs resmi Persebaya mencatat empat pergantian langsung dilakukan saat jeda, yaitu memasukkan Walber Mota, Ramadhan Sananta, Alex Martins, dan Francisco Rivera, sebuah perubahan yang segera mengubah ritme serangan Bajul Ijo.

BACA JUGA:  Pasca OTT Bupati, 12 Pejabat Tulungagung Dibawa ke Surabaya Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Port FC kemudian makin tertekan setelah Bruno Moreira menerima kartu merah langsung pada menit ke-61 akibat menyikut Gledson Paixao.

Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tetap harus bekerja keras karena wakil Thailand itu masih sempat memberi ancaman sampai menit-menit akhir.

Penyelamatan penting kiper tuan rumah pada fase akhir laga ikut menjaga keunggulan tetap utuh.

Bangkit Setelah Tertinggal

Babak pertama memperlihatkan duel yang lebih ketat daripada skor akhir.

Persebaya memang berusaha mengambil inisiatif sejak awal, tetapi Port FC beberapa kali lebih dulu mengancam dan akhirnya memimpin lebih dahulu.

Momentum mulai bergeser setelah gol Miguel Pereira sebelum turun minum.

Gol itu membuat Persebaya masuk ruang ganti dengan keadaan lebih tenang, lalu tampil jauh lebih agresif pada babak kedua.

Perubahan dari bangku cadangan menjadi salah satu titik paling menentukan.

Begitu babak kedua dimulai, tempo serangan Persebaya meningkat dan tekanan ke area pertahanan Port FC jadi lebih konsisten.

BACA JUGA:  Persebaya Awali Piala Presiden 2026 dengan Kalahkan Persija 1-0

Situasi itu membuat tim tamu tidak lagi sebebas babak pertama dalam membangun serangan.

Kartu merah Bruno Moreira kemudian menjadi pukulan lain bagi Port FC.

Dalam situasi tertinggal dan bermain dengan 10 orang, ruang mereka untuk mengejar pertandingan semakin sempit.

Juara Grup, Tapi Tavares Belum Puas

Meski menutup Grup B dengan nilai sempurna, Bernardo Tavares menegaskan timnya belum selesai berbenah.

Ia menilai masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan meski Persebaya sukses menjaga laju kemenangan.

“Tentu masih banyak hal yang harus kami lakukan dan kami ubah jika ingin menjadi tim yang lebih baik,” kata Tavares usai pertandingan.

Pernyataan itu memperlihatkan Persebaya tidak mau terlena hanya karena lolos ke semifinal dengan tiga kemenangan beruntun.

Bagi tim pelatih, hasil atas Port FC menjadi modal penting, tetapi juga bahan evaluasi sebelum fase gugur.

Dengan hasil ini, Persebaya menutup Grup B Piala Presiden 2026 sebagai pemuncak klasemen dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.

BACA JUGA:  Yuran Fernandes di Ujung Tanduk, Desakan #YURANOUT Menguat Usai PSM Kalah dari Persijap

Port FC harus menerima kekalahan tipis dalam laga yang sempat mereka awali dengan baik sebelum momentum berubah ke pihak tuan rumah.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru