Model ini membuat margin kesalahan tiap tim menjadi lebih kecil karena hanya posisi puncak klasemen yang membuka jalan ke partai perebutan gelar.
Situasi itu juga membuat hasil drawing menjadi penting sejak awal, terutama bagi Indonesia yang langsung masuk grup berisi tiga lawan dengan level persaingan tinggi.
Selain format dua divisi, turnamen ini juga disebut membawa nilai kompetitif yang lebih besar karena seluruh pertandingan masuk agenda internasional FIFA.
Dengan status itu, setiap hasil pertandingan akan berpengaruh pada poin ranking FIFA, sementara tim peserta juga mendapat kesempatan menurunkan skuad terbaiknya pada jendela pertandingan internasional.
Laporan yang beredar juga menyebut total hadiah FIFA ASEAN Cup 2026 melampaui 4 juta dolar Amerika Serikat.
Juara Divisi 1 disebut akan menerima 1 juta dolar AS, sedangkan juara Divisi 2 memperoleh 300 ribu dolar AS, di luar uang partisipasi untuk setiap federasi peserta.
FIFA ASEAN Cup sendiri sebelumnya diumumkan setelah penandatanganan nota kesepahaman antara FIFA dan ASEAN pada Oktober 2025, lalu regulasinya disetujui untuk debut perdana pada jendela September-Oktober 2026.
Drawing kali ini menjadi penanda paling jelas bahwa turnamen tersebut mulai memasuki tahap kompetitif, dengan Timnas Indonesia langsung berada di tengah grup yang menyita perhatian sejak hari pertama.

