Extra Time Menentukan! Al Ahli Sukses Back-to-Back Juara Asia

SulawesiPos.com – Laga puncak Liga Champions Asia menghadirkan duel panas antara Al Ahli melawan Machida Zelvia.

Pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City pada 25 April 2026 ini menjadi salah satu final paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua tim tampil penuh determinasi sejak menit awal.

Al Ahli yang didukung publik tuan rumah tampil agresif, sementara Machida Zelvia menunjukkan disiplin tinggi dalam bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik cepat.

Babak Pertama: Duel Taktik Tanpa Gol

Di babak pertama, baik Al Ahli maupun Machida Zelvia sama-sama bermain hati-hati.

Al Ahli mencoba mendominasi penguasaan bola, namun kesulitan menembus lini pertahanan rapat wakil Jepang tersebut.

Machida Zelvia justru beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.

Namun, solidnya lini belakang Al Ahli membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Babak Kedua: Drama Kartu Merah

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat drastis.

BACA JUGA: 
Tyler Morton Merasa Kurang Dipercaya Arne Slot, Putuskan Tinggalkan Liverpool

Al Ahli terus menekan demi mencetak gol pembuka.

Namun situasi berubah di menit ke-68 setelah salah satu pemain Al Ahli menerima kartu merah.

Bermain dengan 10 orang membuat Al Ahli harus mengubah strategi.

Mereka lebih berhati-hati dan fokus menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Di sisi lain, Machida Zelvia mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengambil alih permainan.

Meski demikian, hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal mencetak gol.

Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan.

Extra Time: Gol Penentu Feras Al-Brikan

Drama terjadi di babak extra time.

Meski bermain dengan 10 orang, Al Ahli justru berhasil mencuri gol pada menit ke-96 lewat aksi Feras Al-Brikan.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.

Machida Zelvia berusaha keras menyamakan kedudukan, namun pertahanan disiplin Al Ahli mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Skor akhir 1-0 memastikan kemenangan Al Ahli sekaligus mengunci gelar juara.

BACA JUGA: 
Kang-In Lee Buka Pesta Gol, PSG Permalukan Angers Tanpa Balas

Fakta Menarik Final 2026

  • Al Ahli berhasil mempertahankan gelar (back-to-back juara)
  • Menang meski bermain dengan 10 pemain
  • Gol penentu tercipta di babak extra time
  • Salah satu final paling dramatis dalam sejarah kompetisi

Al Ahli Tegaskan Dominasi di Asia

Kemenangan ini menegaskan posisi Al Ahli sebagai salah satu kekuatan baru di sepak bola Asia.

Konsistensi performa dan mental juara menjadi kunci keberhasilan mereka mempertahankan trofi.

Di sisi lain, Machida Zelvia tetap patut diapresiasi.

Perjalanan mereka hingga final menjadi bukti perkembangan pesat klub Jepang di kancah Asia.

Kesimpulan

Final Liga Champions Asia 2026 menjadi tontonan penuh drama.

Al Ahli keluar sebagai juara setelah mengalahkan Machida Zelvia 1-0 lewat extra time.

Kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga menunjukkan mentalitas, strategi, dan daya juang tinggi yang dimiliki Al Ahli.

SulawesiPos.com – Laga puncak Liga Champions Asia menghadirkan duel panas antara Al Ahli melawan Machida Zelvia.

Pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City pada 25 April 2026 ini menjadi salah satu final paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua tim tampil penuh determinasi sejak menit awal.

Al Ahli yang didukung publik tuan rumah tampil agresif, sementara Machida Zelvia menunjukkan disiplin tinggi dalam bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik cepat.

Babak Pertama: Duel Taktik Tanpa Gol

Di babak pertama, baik Al Ahli maupun Machida Zelvia sama-sama bermain hati-hati.

Al Ahli mencoba mendominasi penguasaan bola, namun kesulitan menembus lini pertahanan rapat wakil Jepang tersebut.

Machida Zelvia justru beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.

Namun, solidnya lini belakang Al Ahli membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Babak Kedua: Drama Kartu Merah

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat drastis.

BACA JUGA: 
Persib Ditahan Arema 0-0 di GBLA! Dominasi Tanpa Gol Bikin Maung Bandung Gagal Menjauh

Al Ahli terus menekan demi mencetak gol pembuka.

Namun situasi berubah di menit ke-68 setelah salah satu pemain Al Ahli menerima kartu merah.

Bermain dengan 10 orang membuat Al Ahli harus mengubah strategi.

Mereka lebih berhati-hati dan fokus menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Di sisi lain, Machida Zelvia mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengambil alih permainan.

Meski demikian, hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal mencetak gol.

Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan.

Extra Time: Gol Penentu Feras Al-Brikan

Drama terjadi di babak extra time.

Meski bermain dengan 10 orang, Al Ahli justru berhasil mencuri gol pada menit ke-96 lewat aksi Feras Al-Brikan.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.

Machida Zelvia berusaha keras menyamakan kedudukan, namun pertahanan disiplin Al Ahli mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Skor akhir 1-0 memastikan kemenangan Al Ahli sekaligus mengunci gelar juara.

BACA JUGA: 
Sassuolo Tumbangkan Atalanta 2-1 di Serie A Pekan 27: Gol Thorstvedt Jadi Penentu Laga Penuh Kartu

Fakta Menarik Final 2026

  • Al Ahli berhasil mempertahankan gelar (back-to-back juara)
  • Menang meski bermain dengan 10 pemain
  • Gol penentu tercipta di babak extra time
  • Salah satu final paling dramatis dalam sejarah kompetisi

Al Ahli Tegaskan Dominasi di Asia

Kemenangan ini menegaskan posisi Al Ahli sebagai salah satu kekuatan baru di sepak bola Asia.

Konsistensi performa dan mental juara menjadi kunci keberhasilan mereka mempertahankan trofi.

Di sisi lain, Machida Zelvia tetap patut diapresiasi.

Perjalanan mereka hingga final menjadi bukti perkembangan pesat klub Jepang di kancah Asia.

Kesimpulan

Final Liga Champions Asia 2026 menjadi tontonan penuh drama.

Al Ahli keluar sebagai juara setelah mengalahkan Machida Zelvia 1-0 lewat extra time.

Kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga menunjukkan mentalitas, strategi, dan daya juang tinggi yang dimiliki Al Ahli.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru