IAS juga menyatakan komposisi pengurus yang disiapkan akan memberi ruang bagi kader perempuan dengan porsi sekitar 30 persen.
Susunan ini memperlihatkan bahwa konsolidasi yang ia jalankan ke daerah bukan agenda terpisah, melainkan bagian dari penataan organisasi secara menyeluruh.
Setelah resmi terpilih dalam Musyawarah Daerah XI pada 18 Juli 2026, IAS langsung dihadapkan pada dua pekerjaan besar, yakni membentuk kepengurusan baru di tingkat provinsi dan mengembalikan daya saing Golkar Sulsel menuju Pemilu 2029.
Karena itu, roadshow tahap kedua ke sembilan kabupaten dibaca sebagai fondasi awal untuk mengukur loyalitas kader, memastikan struktur tetap aktif, dan menyiapkan panggung politik Golkar Sulsel sejak sekarang.

