SulawesiPos.com – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin kembali turun ke daerah dengan menyasar sembilan kabupaten dalam roadshow tahap kedua untuk mempercepat konsolidasi internal partai setelah dirinya terpilih secara aklamasi memimpin Golkar Sulsel periode 2026-2031.
Langkah ini menandai bahwa agenda utama IAS di awal kepemimpinannya bukan sekadar menyusun struktur provinsi, tetapi memastikan mesin partai bergerak sampai ke tingkat kabupaten.
Roadshow lanjutan itu datang setelah IAS lebih dulu menyambangi 13 daerah.
Dalam rangkaian kunjungan sebelumnya, ia bertemu pengurus DPD II, kader, dan simpatisan sambil memetakan persoalan organisasi yang dinilai perlu segera dibenahi menjelang agenda politik berikutnya.
Fokus IAS terlihat jelas, yakni menata ulang ritme kerja partai di daerah agar tidak hanya hidup saat momentum pemilu.
Konsolidasi lapangan dipakai untuk menyamakan arah kepengurusan baru DPD I dengan struktur kabupaten, sekaligus membaca wilayah mana yang perlu penguatan lebih cepat.
Roadshow Tahap II Didorong Sampai Basis Bawah
Bagi IAS, penguatan Golkar Sulsel tidak bisa berhenti di level provinsi.
Struktur partai harus aktif hingga kecamatan, desa, dan kelurahan jika target merebut kembali dominasi politik ingin benar-benar dijalankan.
Pola itu sudah terlihat dalam safari politik tahap pertama.
Saat berada di Luwu, IAS menekankan pentingnya menuntaskan konsolidasi internal partai dan membawa semangat baru bagi kader di daerah.
Ketika berkunjung ke Sidrap, ia mendorong kader bergerak lebih cepat untuk memperkuat organisasi dan menargetkan perolehan kursi terbanyak di DPRD pada pemilu mendatang.
Di Wajo, IAS juga menempatkan daerah itu sebagai basis penting yang harus disiapkan sejak dini untuk menghadapi Pemilu 2029.
Dengan membawa pola yang sama ke sembilan kabupaten pada tahap kedua, IAS sedang membangun dua hal sekaligus: komunikasi langsung dengan kader di bawah dan peta kekuatan riil Golkar di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Penyusunan Pengurus Baru Berjalan Paralel
Roadshow daerah ini berjalan beriringan dengan penyusunan kepengurusan baru DPD I Golkar Sulsel.
IAS sebelumnya menyebut telah mengirim sekitar 230 nama untuk struktur sementara ke DPP Partai Golkar.
Sejumlah posisi strategis juga masih dibahas. Untuk jabatan bendahara, dua nama yang disebut ialah Amirullah Nur Saenong dan Usman Marham.
Sementara posisi sekretaris dibicarakan dari enam nama, yakni Rahman Pina, Armin Mustamin Toputiri, Patarai Amir, Arfandy Idris, Sittiara, dan Andi Zulkarnaen Latief.
IAS juga menyatakan komposisi pengurus yang disiapkan akan memberi ruang bagi kader perempuan dengan porsi sekitar 30 persen.
Susunan ini memperlihatkan bahwa konsolidasi yang ia jalankan ke daerah bukan agenda terpisah, melainkan bagian dari penataan organisasi secara menyeluruh.
Setelah resmi terpilih dalam Musyawarah Daerah XI pada 18 Juli 2026, IAS langsung dihadapkan pada dua pekerjaan besar, yakni membentuk kepengurusan baru di tingkat provinsi dan mengembalikan daya saing Golkar Sulsel menuju Pemilu 2029.
Karena itu, roadshow tahap kedua ke sembilan kabupaten dibaca sebagai fondasi awal untuk mengukur loyalitas kader, memastikan struktur tetap aktif, dan menyiapkan panggung politik Golkar Sulsel sejak sekarang.

