Jelang Musda Golkar Sulsel, IAS Terima “Surat Sakti” dari Ketum Bahlil

SulawesiPos.com – Kandidat Calon Ketua Umum DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menerima surat Diskresi dari Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju mencalonkan diri di Musda Golkar Sulsel, yang direncanakan digelar Juli nanti.

Saat menerima “surat sakti” dari Ketum Bahlil, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (24/6/2026), IAS turut didampingi dua tokoh Golkar Sulsel, yakni mantan Ketua Bakumham DPP Golkar Supriansa dan Wakil Ketua Wanhat DPP Golkar Nurdin Halid (NH).

Penyerahan diskresi ini juga ikut disaksikan beberapa pengurus inti DPP Golkar, seperti Sekretaris DPP, Sarmuji, Bendahara DPP, Sari Yuliati, dan pengurus-pengurus DPP Golkar lainnya.

Dalam video penyerahan rekomendasi diskresi yang beredar, Ketum Bahlil menyapa IAS dengan panggilan akrab: Kak Aco, dengan harapan IAS akan mampu membesarkan Golkar di Sulsel, mengembalikan marwah dan kebesaran Golkar di Sulsel, serta menghimpun seluruh kekuatan tokoh dan kader Golkar untuk perbaikan Golkar di Sulsel.

BACA JUGA:  Dapat Sinyal dari DPP, IAS Undang Pemilik Suara Musda Golkar di Kediamannya

“Dengan target naik kursi Kak Aco, itu yang paling penting,” ujar Bahlil.

Terkait harapan Ketum Bahlil saat menerima surat diskresi, mantan Wali Kota Makassar dua periode ini berjanji akan tegak lurus dan berkomitmen memaksimalkan untuk menambah kursi Golkar di Senayan.

Menurut Supriansa saat dihubungi SulawesiPos, di Golkar, diskresi ketua umum adalah wewenang atau hak istimewa yang dimiliki oleh Ketua Umum DPP Golkar untuk mengambil keputusan, memberikan izin, atau menetapkan kebijakan yang mengecualikan aturan baku yang tertulis di dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai demi kepentingan strategis Partai Golkar.

“Bagi orang politik, pasti sudah tahu arti dan muatan dari diskresi, ini berarti Ketua Umum Bahlil sudah merestui Pak IAS yang memimpin Golkar Sulsel,” ungkap Supriansa.

Selain diskresi, lanjut Supriansa, IAS juga mendapat pesan dan harapan dari Ketum Bahlil agar bersiap-sedia mengembalikan kejayaan Golkar di Sulsel.

“Ketum Bahlil mengharapkan Pak IAS mampu mengembalikan kejayaan Golkar sebagai lumbung suara Golkar di Sulsel, menjadikan pemenang Pemilu di Sulsel,” tambah Supriansa.

BACA JUGA:  SDP HIPMI 2026 di Makassar, Bahlil Soroti Ekonomi Nasional-Goda Appi soal Golkar Sulsel

Terkait waktu pelaksanaan Musda Golkar Sulsel, mantan Wakil Bupati Soppeng ini mengatakan, direncanakan digelar di Makassar, awal Juli pekan depan.

“Jadwal Musda nanti persisnya disesuaikan dengan waktu Ketum Bahlil,” tutup mantan Anggota Komisi III DPR RI ini.

SulawesiPos.com – Kandidat Calon Ketua Umum DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menerima surat Diskresi dari Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju mencalonkan diri di Musda Golkar Sulsel, yang direncanakan digelar Juli nanti.

Saat menerima “surat sakti” dari Ketum Bahlil, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (24/6/2026), IAS turut didampingi dua tokoh Golkar Sulsel, yakni mantan Ketua Bakumham DPP Golkar Supriansa dan Wakil Ketua Wanhat DPP Golkar Nurdin Halid (NH).

Penyerahan diskresi ini juga ikut disaksikan beberapa pengurus inti DPP Golkar, seperti Sekretaris DPP, Sarmuji, Bendahara DPP, Sari Yuliati, dan pengurus-pengurus DPP Golkar lainnya.

Dalam video penyerahan rekomendasi diskresi yang beredar, Ketum Bahlil menyapa IAS dengan panggilan akrab: Kak Aco, dengan harapan IAS akan mampu membesarkan Golkar di Sulsel, mengembalikan marwah dan kebesaran Golkar di Sulsel, serta menghimpun seluruh kekuatan tokoh dan kader Golkar untuk perbaikan Golkar di Sulsel.

BACA JUGA:  SDP HIPMI 2026 di Makassar, Bahlil Soroti Ekonomi Nasional-Goda Appi soal Golkar Sulsel

“Dengan target naik kursi Kak Aco, itu yang paling penting,” ujar Bahlil.

Terkait harapan Ketum Bahlil saat menerima surat diskresi, mantan Wali Kota Makassar dua periode ini berjanji akan tegak lurus dan berkomitmen memaksimalkan untuk menambah kursi Golkar di Senayan.

Menurut Supriansa saat dihubungi SulawesiPos, di Golkar, diskresi ketua umum adalah wewenang atau hak istimewa yang dimiliki oleh Ketua Umum DPP Golkar untuk mengambil keputusan, memberikan izin, atau menetapkan kebijakan yang mengecualikan aturan baku yang tertulis di dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai demi kepentingan strategis Partai Golkar.

“Bagi orang politik, pasti sudah tahu arti dan muatan dari diskresi, ini berarti Ketua Umum Bahlil sudah merestui Pak IAS yang memimpin Golkar Sulsel,” ungkap Supriansa.

Selain diskresi, lanjut Supriansa, IAS juga mendapat pesan dan harapan dari Ketum Bahlil agar bersiap-sedia mengembalikan kejayaan Golkar di Sulsel.

“Ketum Bahlil mengharapkan Pak IAS mampu mengembalikan kejayaan Golkar sebagai lumbung suara Golkar di Sulsel, menjadikan pemenang Pemilu di Sulsel,” tambah Supriansa.

BACA JUGA:  Bahlil Peringatkan Kader Golkar Tak Berkinerja Optimal: Siap Diganti Seperti Pemain Futsal

Terkait waktu pelaksanaan Musda Golkar Sulsel, mantan Wakil Bupati Soppeng ini mengatakan, direncanakan digelar di Makassar, awal Juli pekan depan.

“Jadwal Musda nanti persisnya disesuaikan dengan waktu Ketum Bahlil,” tutup mantan Anggota Komisi III DPR RI ini.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru