Pemerintah Pastikan Serap Hasil Panen Petani Pasca Bencana Banjir Sumatera

enterinSulawesiPos.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah pastikan akan serap hasil panen petani dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pasca bencana Jelang Akhir tahun di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).

Mensesneg menjelaskan bahwa melalui kementerian pertanian, pemerintah telah menyiapkan langkah strategis untuk menangani pasca bencana banjir yang terjadi di wilayah Sumatera.

Salah satu langkahnya dengan membeli hasil pertanian agar petani tidak mengalami kerugian.

“Ketika panen para petani tidak bisa terserap, untuk itu dibeli oleh pemerintah,” ungkapnya saat konferensi pers berlangsung.

Prasetyo Hadi mengungkapkan adanya kekhawatiran petani bahwa hasil panen tidak akan terserap maksimal akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan penyerapan 40 ton cabai merah dari petani Aceh sebagai upaya pemerintah menjaga kelancaran distribusi pangan dan melindungi pendapatan petani di tengah bencana banjir.

Ia mengungkapkan hal ini merupakan perwujudan hadirnya negara agar petani tidak menanggung kerugian akibat bencana.

BACA JUGA:  Mentan Amran Berduka atas Wafatnya Rachmat Gobel, Kenang Sahabat dan Pertemuan Terakhir di Gorontalo

“Penyerapan ini merupakan bentuk ehadiran negara agar petani tidak menanggung kerugian akibat bencana. Hasil panen mereka harus tetap terserap dengan harga yang layak,” ungkap Andi Amran Sulaiman dilansir dari Harian Merdeka.

Pemerintah melalui langkah tersebut menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pangan nasional, terutama dalam situasi darurat bencana. (AMH)

enterinSulawesiPos.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah pastikan akan serap hasil panen petani dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pasca bencana Jelang Akhir tahun di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).

Mensesneg menjelaskan bahwa melalui kementerian pertanian, pemerintah telah menyiapkan langkah strategis untuk menangani pasca bencana banjir yang terjadi di wilayah Sumatera.

Salah satu langkahnya dengan membeli hasil pertanian agar petani tidak mengalami kerugian.

“Ketika panen para petani tidak bisa terserap, untuk itu dibeli oleh pemerintah,” ungkapnya saat konferensi pers berlangsung.

Prasetyo Hadi mengungkapkan adanya kekhawatiran petani bahwa hasil panen tidak akan terserap maksimal akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan penyerapan 40 ton cabai merah dari petani Aceh sebagai upaya pemerintah menjaga kelancaran distribusi pangan dan melindungi pendapatan petani di tengah bencana banjir.

Ia mengungkapkan hal ini merupakan perwujudan hadirnya negara agar petani tidak menanggung kerugian akibat bencana.

BACA JUGA:  Hangat dan Penuh Keakraban, Andi Amran Sulaiman Silaturahmi Bersama Karyawan Tiran Group Pasca Lebaran 2026

“Penyerapan ini merupakan bentuk ehadiran negara agar petani tidak menanggung kerugian akibat bencana. Hasil panen mereka harus tetap terserap dengan harga yang layak,” ungkap Andi Amran Sulaiman dilansir dari Harian Merdeka.

Pemerintah melalui langkah tersebut menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pangan nasional, terutama dalam situasi darurat bencana. (AMH)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru