SulawesiPos.com – Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 tidak hanya ditopang lini serang yang efektif, tetapi juga pertahanan yang nyaris sempurna. Sepanjang turnamen hingga laga final, La Roja hanya kebobolan satu gol, menjadikannya salah satu catatan defensif terbaik dalam sejarah Piala Dunia.
Catatan impresif itu semakin lengkap setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final yang berlangsung di MetLife Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) WIB.
Kemenangan tersebut memastikan Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah edisi 2010, sekaligus menutup turnamen tanpa menambah jumlah kebobolan mereka.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol terjadi saat menghadapi Belgia pada babak perempat final.
Ketika itu, Charles De Ketelaere mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-41 setelah memanfaatkan umpan silang Timothy Castagne dari sisi kanan pertahanan Spanyol.
Meski Pau Cubarsi berusaha mengawal pergerakan De Ketelaere, penyerang Belgia itu tetap mampu menanduk bola melewati jangkauan kiper Unai Simon.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang mampu menembus pertahanan Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026.
Selepas laga itu, lini belakang Spanyol tampil semakin kokoh. Mereka berhasil menjaga gawang tetap steril saat menghadapi Portugal di babak 16 besar, Prancis di semifinal, hingga menutup turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Argentina di partai final.
Performa solid tersebut turut mengantarkan Unai Simon meraih penghargaan Golden Glove sebagai penjaga gawang terbaik Piala Dunia 2026.
Penilaian FIFA tidak hanya didasarkan pada jumlah nirbobol (clean sheet), tetapi juga konsistensi, penyelamatan krusial, serta kontribusi kiper terhadap keberhasilan tim sepanjang turnamen.
Keberhasilan Spanyol mempertahankan organisasi permainan juga tak lepas dari penampilan disiplin duet bek tengah yang dikawal Pau Cubarsi bersama rekan-rekannya.
Diketahui, wonderkid Spanyol berusia 19 tahun itu meraih FIFA Young Player Award berdasarkan penilaian FIFA Technical Study Group.
Selain itu, peran Rodri sebagai gelandang bertahan mampu memutus banyak serangan lawan sebelum memasuki area berbahaya, sehingga lini belakang La Roja jarang mendapat tekanan berarti.
Hal ini juga membuat Rodri berhasil menjadi pemain terbaik di Piala Dunia 2026, bahkan mengalahkan sang andalan dunia Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Perjalanan Spanyol Menuju Gelar Juara
Spanyol mengakhiri fase grup sebagai juara Grup H sebelum melaju mulus di fase gugur.
Berikut hasil pertandingan La Roja di Piala Dunia 2026:
- Juara Grup H: (Spanyol 0-0 Tanjung Verde, Spanyol 4-0 Arab Saudi, Spanyol 1-0 Uruguay)
- Babak 32 besar: Spanyol 3-0 Austria
- Babak 16 besar: Spanyol 1-0 Portugal
- Perempat final: Spanyol 2-1 Belgia
- Semifinal: Spanyol 2-0 Prancis
- Final: Spanyol 1-0 Argentina
Dari seluruh pertandingan Piala Dunia 2026, Spanyol mencetak 14 gol dan hanya sekali kebobolan.
Konsistensi di sektor pertahanan menjadi fondasi utama yang mengantarkan La Roja kembali berdiri di puncak sepak bola dunia setelah penantian selama 16 tahun.


