Sulawesipos.com – Tino Livramento dipastikan keluar dari skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera betis jelang laga pembuka melawan Kroasia pada Kamis 18 Juni 2026. Bek Newcastle United itu digantikan Trevoh Chalobah, yang dipanggil masuk ke skuad Thomas Tuchel sebagai pengganti darurat.
Kabar tersebut menjadi pukulan bagi Inggris karena datang sangat dekat dengan pertandingan pertama mereka di turnamen. Livramento sebelumnya masuk dalam skuad 26 pemain Inggris yang diumumkan pada 22 Mei 2026.
Berdasarkan laporan sejumlah media olahraga dan pembaruan resmi, Livramento mengalami cedera dalam sesi latihan pada Minggu 14 Juni 2026. Pemeriksaan lanjutan melalui pemindaian pada Senin kemudian memastikan sang pemain tidak bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Unggahan Fabrizio Romano juga menyebut Livramento harus absen dari Piala Dunia karena cedera. Dalam unggahan itu, Trevoh Chalobah disebut mendapat panggilan untuk menggantikan posisi Livramento di skuad Inggris.
“BREAKING: Tino Livramento, OUT OF THE WORLD CUP due to injury — confirmed by England,” tulis Fabrizio Romano dalam unggahan yang beredar.
Chalobah masuk sebagai pengganti darurat
Trevoh Chalobah dipanggil untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Livramento di skuad Inggris. Bek Chelsea itu dijadwalkan bergabung dengan tim di basecamp Inggris di Kansas City.
Pergantian tersebut dimungkinkan karena regulasi turnamen memperbolehkan penggantian pemain yang cedera hingga 24 jam sebelum laga pembuka. Inggris akan menghadapi Kroasia pada pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Pemanggilan Chalobah menjadi perubahan penting dalam komposisi lini belakang Inggris. Thomas Tuchel kini harus menyesuaikan rencana pertahanan setelah kehilangan salah satu bek yang sebelumnya masuk dalam skuad utama.
Bagi Chalobah, panggilan ini menjadi peluang besar untuk tampil di panggung Piala Dunia. Ia masuk dalam skuad pada momen krusial ketika Inggris tengah menyiapkan pertandingan pembuka.
Cedera Livramento jadi pukulan untuk Inggris
Absennya Livramento menambah daftar kekhawatiran Inggris menjelang turnamen. Pemain berusia muda itu sebelumnya diharapkan memberi opsi tambahan di sektor pertahanan, terutama karena kemampuannya bermain di area fullback.
Livramento sendiri datang ke Piala Dunia setelah melalui musim yang tidak sepenuhnya mulus. Sejumlah laporan menyebut kampanyenya sempat terganggu oleh beberapa masalah kebugaran sebelum cedera betis terbaru memastikan ia harus absen dari turnamen.
Kehilangan pemain tepat sebelum laga pertama selalu menjadi situasi sulit bagi tim mana pun. Inggris harus bergerak cepat agar perubahan skuad tidak mengganggu persiapan menghadapi Kroasia.
Meski demikian, kehadiran Chalobah memberi Tuchel opsi baru di lini belakang. Pengalaman sang pemain bersama Chelsea dapat menjadi modal untuk beradaptasi dengan kebutuhan tim nasional.
Inggris bersiap hadapi Kroasia
Inggris kini fokus menatap laga pembuka melawan Kroasia dengan skuad yang telah diperbarui. Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi Tuchel dalam membawa The Three Lions bersaing di Piala Dunia 2026.
Perubahan mendadak di sektor pertahanan akan menjadi perhatian, terutama dalam menentukan komposisi pemain yang paling siap tampil. Tuchel perlu memastikan keseimbangan tim tetap terjaga meski kehilangan Livramento.
Bagi Livramento, cedera ini menjadi akhir pahit dari harapan tampil di Piala Dunia. Sementara Chalobah mendapatkan kesempatan mendadak untuk membuktikan diri bersama Inggris di panggung terbesar sepak bola dunia.


