SulawesiPos.com – Pengendara yang melintasi berbagai rute di Kabupaten Sidenreng Rappang perlu menyesuaikan cara membawa kendaraan dengan kondisi jalan dan medan yang ditemui selama perjalanan.
Karakter wilayah Sidrap yang mencakup dataran serta kawasan bergunung dan berbukit membuat kondisi perjalanan dapat berbeda antara satu rute dan lainnya, terutama ketika pengendara melewati jalan berlubang, tanjakan, turunan, atau permukaan yang bergelombang.
Karena itu, cara mengatur kecepatan, penggunaan rem dan transmisi, hingga perhatian terhadap ban, suspensi, dan beberapa komponen lainnya menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap nyaman dan terkendali selama digunakan.
Cara Berkendara dan Bagian Mobil yang Perlu Diperhatikan
Saat melintasi jalan berlubang, pengendara disarankan mengurangi kecepatan sejak lubang terlihat, menghindari genangan yang berpotensi menyembunyikan lubang, serta tidak mengerem mendadak tepat di atas lubang tersebut.
Untuk medan menanjak dan menurun seperti di kawasan Pitu Riase dan Pitu Riawa, pengendara dapat memanfaatkan engine brake dengan berpindah ke gigi rendah atau mode L pada mobil matik sebelum memasuki turunan.
Pada turunan yang sangat curam, rem sebaiknya diinjak secara bertahap dan tidak ditahan terus-menerus, sedangkan posisi transmisi netral sebaiknya dihindari agar kendaraan tetap terkendali saat menuruni jalan.
Ban menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan karena benturan dengan lubang dapat memengaruhi kondisi dinding ban maupun membuat keausan tapak menjadi tidak merata.
Tekanan angin ban sebaiknya diperiksa secara berkala, terutama setelah kendaraan melewati rute yang memiliki banyak lubang atau permukaan jalan yang bergelombang.
Komponen suspensi seperti shock absorber, per, dan ball joint juga perlu diperhatikan ketika mobil rutin melewati jalan bergelombang maupun jalur dengan banyak perubahan kontur.
Pemeriksaan dapat dilakukan ketika muncul tanda seperti ayunan kendaraan yang berlebihan atau bunyi dari bagian bawah mobil saat melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Kondisi spooring dan balancing juga perlu diperhatikan karena benturan dengan jalan berlubang dapat memengaruhi arah roda, terutama ketika setir mulai terasa bergetar atau mobil menarik ke salah satu sisi.
Pengendara yang rutin melewati rute dengan tanjakan dan turunan juga perlu memperhatikan kondisi rem, termasuk ketebalan kampas dan kondisi cakram agar sistem pengereman tetap bekerja dengan baik.
Oli mesin turut perlu diperhatikan karena penggunaan kendaraan pada medan menanjak dan bergelombang membuat mesin bekerja dengan beban yang berbeda dibandingkan perjalanan di jalan datar.
Pemeriksaan dan penggantian oli tetap perlu mengikuti jadwal perawatan kendaraan agar kondisi mesin tetap terjaga selama digunakan untuk perjalanan rutin.
Selain bagian mekanis, wiper juga perlu dipastikan dalam kondisi baik untuk membantu menjaga pandangan ketika hujan turun selama perjalanan.
Musim yang membawa kondisi jalan lebih kering juga membuat kendaraan yang sering melewati jalur berdebu perlu memperhatikan kebersihan filter udara agar aliran udara menuju mesin tetap terjaga.
Pengendara di Sidrap perlu menyesuaikan kecepatan dan teknik berkendara dengan medan yang dilalui, sekaligus memastikan ban, rem, suspensi, dan komponen pendukung lainnya tetap dalam kondisi baik.


