Dedikasi 24 Tahun Antar Prof Niswar Raih Suguru Yamaguchi Memorial Award

Pendekatan tersebut memungkinkan sistem digital mengolah data dari berbagai perangkat dan menghasilkan respons berbasis kecerdasan artifisial untuk membantu penyelesaian persoalan nyata.

Sebagai Ketua Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial Unhas, Prof Niswar menempatkan AIoT dan ketahanan siber sebagai agenda kontribusi berikutnya dalam SOI Asia.

“Kontribusi ke depan dalam SOI Asia berfokus pada pengembangan riset berbasis AIoT dan ketahanan siber untuk memecahkan tantangan riil, serta memperluas program APIE guna membekali mahasiswa dengan keahlian internet engineering modern skala global,” tambah Prof Niswar.

Penguatan kolaborasi itu juga diarahkan untuk memperluas manfaat bagi sivitas akademika Unhas melalui akses terhadap riset internasional multilateral dan integrasi kurikulum digital mutakhir.

Akses tersebut diharapkan memperkuat kapasitas mahasiswa serta peneliti dalam mengikuti perkembangan teknologi global.

Bagi Unhas, jejaring SOI Asia membuka peluang untuk memperkuat peran dalam transfer pengetahuan teknologi internet dari kawasan Asia-Pasifik ke perguruan tinggi di Indonesia Timur.

BACA JUGA:  Rehan Bisa Masuk Unhas Tanpa Tes, Siswa Pinrang Ini Dapat Golden Ticket Usai Diakui NASA

Kolaborasi itu sekaligus mendukung pengembangan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan teknologi masa kini, setelah kontribusi yang bermula dari jaringan satelit pada 2002 berkembang ke riset AIoT, ketahanan siber, keahlian internet engineering, dan perluasan akses pengetahuan teknologi.

Pendekatan tersebut memungkinkan sistem digital mengolah data dari berbagai perangkat dan menghasilkan respons berbasis kecerdasan artifisial untuk membantu penyelesaian persoalan nyata.

Sebagai Ketua Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial Unhas, Prof Niswar menempatkan AIoT dan ketahanan siber sebagai agenda kontribusi berikutnya dalam SOI Asia.

“Kontribusi ke depan dalam SOI Asia berfokus pada pengembangan riset berbasis AIoT dan ketahanan siber untuk memecahkan tantangan riil, serta memperluas program APIE guna membekali mahasiswa dengan keahlian internet engineering modern skala global,” tambah Prof Niswar.

Penguatan kolaborasi itu juga diarahkan untuk memperluas manfaat bagi sivitas akademika Unhas melalui akses terhadap riset internasional multilateral dan integrasi kurikulum digital mutakhir.

Akses tersebut diharapkan memperkuat kapasitas mahasiswa serta peneliti dalam mengikuti perkembangan teknologi global.

Bagi Unhas, jejaring SOI Asia membuka peluang untuk memperkuat peran dalam transfer pengetahuan teknologi internet dari kawasan Asia-Pasifik ke perguruan tinggi di Indonesia Timur.

BACA JUGA:  Viral Florist Papan Ucapan Mengaku Kena Pungli di Unhas, Modus Bayar Uang Keamanan hingga Rp15 Ribu

Kolaborasi itu sekaligus mendukung pengembangan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan teknologi masa kini, setelah kontribusi yang bermula dari jaringan satelit pada 2002 berkembang ke riset AIoT, ketahanan siber, keahlian internet engineering, dan perluasan akses pengetahuan teknologi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru