Firasat Kakek Mozza Sebelum Kabar Jasad di Tol Jangli

Namun, suasana rumah mendadak ramai setelah kabar itu menyebar di lingkungan keluarga dan warga.

“Saya tidak tahu ditemukan kapan, tiba-tiba rumah sudah ramai,” katanya.

Harapan Ayah yang Berakhir Duka

Sebelum kasus ini terungkap, ayah Mozza, Singgih Ditya Gunarsa, sempat berkali-kali menyampaikan harapan agar putrinya pulang.

Saat pencarian masih berlangsung pada Juli 2026, Singgih menyampaikan pesan yang menggambarkan kerinduan keluarga kepada Mozza.

“Mozza, pulang ya nak, kita kumpul lagi dan bersama-sama di rumah,” ucap Singgih dengan suara bergetar, Kamis (9/7/2026).

Singgih saat itu juga menceritakan pesan terakhir Mozza sebelum meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025.

Dalam pesan itu, Mozza berpamitan hendak mengantarkan laptop ke kawasan Kodam bersama seorang rekannya.

“Yah, kakak keluar sm mbak ayuk ke rmh tmn mbk ayu yang dikodam. Nganter laptop mau dipinjam teman mbk ayuk,” tulis Mozza dalam pesan terakhirnya.

Singgih mengaku saat itu tidak langsung curiga karena Mozza berpamitan dengan baik.

BACA JUGA:  Istri Korban Ungkap Detik-detik Pria di Makassar Tewas Ditikam Teman saat Pesta Miras

“Memang pamit, tetapi ternyata dia pergi sendiri, tidak bawa laptop. Padahal biasanya dia tidak pernah seperti itu. Setiap kali keluar rumah, dia selalu mengirim foto ke saya,” kata Singgih.

Kecurigaan keluarga mulai muncul ketika ponsel Mozza tak lagi bisa dihubungi pada malam hari.

“Magrib itu ponselnya masih aktif, namun setelah itu (waktu Isya) sudah tidak bisa dihubungi,” ujarnya.

Warga Siapkan Pemakaman

Ketua RT 04/RW 01 Dusun Gebugan, Suryanto, mengatakan informasi awal mengenai penemuan jenazah Mozza diterima pada Jumat sore.

“Tahunya tadi jam 5 saya ditelepon sama tetangga ada penemuan kerangka tapi tidak boleh menjelaskan di lingkungan dulu karena belum pasti. Tapi di Polrestabes Semarang ada Mas Singgih (ayah Mozza) nelpon ternyata sudah pasti, sudah fix,” ujar Suryanto di rumah duka, Jumat (4/9/2026).

Setelah kepastian itu diterima, warga mulai menyiapkan pemakaman di makam desa.

“Ini langsung dimakamkan kalau sudah pulang di Makam Sepringgitan di Dusun Gebugan,” ungkap Suryanto.

BACA JUGA:  Empat Wisatawan Ditemukan Meninggal di Lokasi Camping Temanggung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Suryanto menyebut keluarga sebelumnya tetap berharap Mozza ditemukan dalam kondisi apa pun setelah setahun pencarian.

Namun, suasana rumah mendadak ramai setelah kabar itu menyebar di lingkungan keluarga dan warga.

“Saya tidak tahu ditemukan kapan, tiba-tiba rumah sudah ramai,” katanya.

Harapan Ayah yang Berakhir Duka

Sebelum kasus ini terungkap, ayah Mozza, Singgih Ditya Gunarsa, sempat berkali-kali menyampaikan harapan agar putrinya pulang.

Saat pencarian masih berlangsung pada Juli 2026, Singgih menyampaikan pesan yang menggambarkan kerinduan keluarga kepada Mozza.

“Mozza, pulang ya nak, kita kumpul lagi dan bersama-sama di rumah,” ucap Singgih dengan suara bergetar, Kamis (9/7/2026).

Singgih saat itu juga menceritakan pesan terakhir Mozza sebelum meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025.

Dalam pesan itu, Mozza berpamitan hendak mengantarkan laptop ke kawasan Kodam bersama seorang rekannya.

“Yah, kakak keluar sm mbak ayuk ke rmh tmn mbk ayu yang dikodam. Nganter laptop mau dipinjam teman mbk ayuk,” tulis Mozza dalam pesan terakhirnya.

Singgih mengaku saat itu tidak langsung curiga karena Mozza berpamitan dengan baik.

BACA JUGA:  Sesama Sopir Asal NTT, Pria di Makassar Tewas Dicangkul Rekannya Sendiri

“Memang pamit, tetapi ternyata dia pergi sendiri, tidak bawa laptop. Padahal biasanya dia tidak pernah seperti itu. Setiap kali keluar rumah, dia selalu mengirim foto ke saya,” kata Singgih.

Kecurigaan keluarga mulai muncul ketika ponsel Mozza tak lagi bisa dihubungi pada malam hari.

“Magrib itu ponselnya masih aktif, namun setelah itu (waktu Isya) sudah tidak bisa dihubungi,” ujarnya.

Warga Siapkan Pemakaman

Ketua RT 04/RW 01 Dusun Gebugan, Suryanto, mengatakan informasi awal mengenai penemuan jenazah Mozza diterima pada Jumat sore.

“Tahunya tadi jam 5 saya ditelepon sama tetangga ada penemuan kerangka tapi tidak boleh menjelaskan di lingkungan dulu karena belum pasti. Tapi di Polrestabes Semarang ada Mas Singgih (ayah Mozza) nelpon ternyata sudah pasti, sudah fix,” ujar Suryanto di rumah duka, Jumat (4/9/2026).

Setelah kepastian itu diterima, warga mulai menyiapkan pemakaman di makam desa.

“Ini langsung dimakamkan kalau sudah pulang di Makam Sepringgitan di Dusun Gebugan,” ungkap Suryanto.

BACA JUGA:  Influencer TikTok Ditemukan Tewas 12 Hari Usai Tuduh Suami Lecehkan Anak

Suryanto menyebut keluarga sebelumnya tetap berharap Mozza ditemukan dalam kondisi apa pun setelah setahun pencarian.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru