“Organisasi Islam harus tampil terdepan, memberi contoh dan teladan. Kita harus menjadi contoh di dunia,” ujar Mentan Amran.
Ajakan tersebut mendapat dukungan Ketua Umum Wahdah Islamiyah KH Zaitun Rasmin.
Ia menilai keberanian pemerintah memberantas praktik penipuan dan mafia pangan merupakan bagian dari tugas negara yang perlu didukung.
“Luar biasa, langkah-langkah ini Pak Menteri begitu berani karena memang ini tugas negara. Tentu karena dukungan dan perintah Presiden Prabowo,” ujar KH Zaitun.
Ia menegaskan Wahdah Islamiyah memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah yang dinilai bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat.
“Kami dari ormas memberikan dukungan penuh bahwa ini demi kemaslahatan bangsa dan negara. Kami tidak ragu sedikit pun tentang hal tersebut,” katanya.
KH Zaitun berharap Mentan Amran bersama Presiden Prabowo Subianto terus mengawal agenda tersebut hingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Pak Menteri dan Pak Prabowo terus memimpin langkah ini sampai sejahtera, insyaallah. Seperti cita-cita beliau, ingin mewujudkan kesejahteraan di negeri tercinta ini,” ujarnya.
Mentan Amran menegaskan dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membersihkan sektor pangan dari praktik yang merugikan rakyat.
Kolaborasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, petani, dan masyarakat diharapkan dapat memastikan pangan tersedia dengan harga wajar, mutu terjamin, serta tata niaga yang sehat dan berkeadilan.

