Pengembangan kawasan perkebunan diarahkan untuk meningkatkan produksi komoditas strategis sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di daerah.
Pemerintah sebelumnya menyiapkan anggaran sekitar Rp9,95 triliun untuk mendukung penyediaan bibit berbagai komoditas perkebunan strategis.
Serahkan Bibit dan Tanam Bersama
Dalam kunjungan tersebut, Amran juga menyerahkan bantuan bibit kepada masyarakat dan melakukan penanaman bersama.
Ia menekankan agar bantuan pemerintah yang diberikan kepada petani dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan produksi maupun pendapatan masyarakat.
Khusus untuk Sulawesi Tengah, Amran meminta pelaksanaan program pengembangan perkebunan terus dikawal. Tanaman yang telah dikembangkan diharapkan dapat tumbuh dengan baik sehingga memberikan hasil dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Peninjauan langsung dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program di lapangan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah.
Pemerintah Kawal Program Strategis Sektor Pangan
Mentan Amran menegaskan pemerintah akan terus mengawal program strategis Presiden Prabowo di sektor pangan.
Pengawalan tersebut mencakup penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat hingga penguatan produksi pertanian melalui dukungan sarana produksi, penyediaan bibit, serta pengembangan kawasan pertanian dan perkebunan.
Melalui berbagai program tersebut, pemerintah menargetkan ketahanan pangan nasional semakin kuat.
Di sisi lain, program diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani, termasuk di Sulawesi Tengah.

