Ratusan siswa tersebut mendapat penanganan di empat rumah sakit dan satu klinik. Sebanyak 270 pasien menjalani rawat inap, sedangkan 89 lainnya menjalani rawat jalan.
Salah satu pasien yang dirujuk ke RSU Haji Medan disebut mengalami kondisi paling berat dan membutuhkan pemantauan intensif.
Direktur RSU Haji Medan Yulinda Elvi Nasution mengatakan pasien tersebut mengalami nyeri hebat pada bagian perut yang muncul berulang hingga membutuhkan pemberian obat pereda nyeri.
“Merasa kesakitan dari perutnya itu. Sebelum begitu lah, rasa nyeri, nyeri, nyeri sekali. Terus ditambah analgesiknya dari dokter, disuntikkan baru dia tenang,” kata Yulinda.

