Kursi yang tersedia justru diberikan kepada para veteran perang kemerdekaan dan sesepuh daerah.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, veteran dan sesepuh merupakan pihak yang layak memperoleh penghormatan lebih dalam momentum kemerdekaan.
Karena itu, para pejabat diminta mengikuti upacara dengan berdiri bersama peserta lainnya.
Jember Ikut Hilangkan Fasilitas VIP
Kebijakan serupa juga diterapkan di Jember.
Dalam upacara HUT ke-81 RI di alun-alun, fasilitas tenda dan kursi VIP bagi pejabat laki-laki ditiadakan.
Tempat duduk yang tersedia diprioritaskan bagi ibu-ibu dan veteran.
Keputusan tersebut membuat pejabat dan masyarakat berada dalam kondisi yang relatif sama selama mengikuti rangkaian upacara.
Mereka berdiri di lapangan dan merasakan langsung panasnya cuaca saat prosesi berlangsung.
Ketua Komisi A DPRD Jember Budi Wicaksono menilai konsep tersebut mampu menciptakan suasana yang lebih dekat antara pejabat dan masyarakat.
Menurutnya, model seperti itu dapat menjadi tradisi yang dipertahankan karena memperlihatkan semangat kesetaraan dalam peringatan kemerdekaan.
Belitung Tampilkan Upacara Tanpa Sekat
Semangat yang sama juga diterapkan di Belitung.
Upacara HUT ke-81 RI di Stadion Pangkallalang, Tanjungpandan, digelar tanpa tenda peneduh khusus pejabat.

