- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
- Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 3: kelompok berikutnya.
- Desil 4: masuk kelompok 40 persen terbawah bersama desil 1–3.
- Desil 5: berada di kelompok tengah.
- Desil 6: kelompok kesejahteraan berikutnya.
- Desil 7: kelompok kesejahteraan lebih tinggi.
- Desil 8: kelompok kesejahteraan tinggi.
- Desil 9: kelompok kesejahteraan sangat tinggi.
- Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Badan Pusat Statistik juga menjelaskan bahwa desil merupakan pembagian data yang telah diurutkan menjadi 10 bagian dengan ukuran yang sama.
Desil Berapa yang Bisa Mendapat Bansos?
Keterangan resmi pada laman Cek Bansos menyebut desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako.
Sementara desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Namun, posisi desil tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima bantuan.
Status kepesertaan tetap bergantung pada ketentuan program, hasil pemadanan data, kuota, serta proses verifikasi dan penetapan penerima.
Kementerian Sosial sebelumnya juga menjelaskan bahwa kelompok desil 1–4 menjadi sasaran perlindungan sosial seperti PKH dan bantuan sembako.
Desil Bisa Berubah
Masyarakat juga perlu memahami bahwa posisi desil bukan status yang bersifat permanen.
Laman Cek Bansos menyebut desil bersifat dinamis.
Jika data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos.
Setelah itu, data akan dihitung kembali oleh BPS secara berkala.
Hal tersebut sejalan dengan penjelasan BPS bahwa DTSEN terus dimutakhirkan untuk meningkatkan akurasi data sosial ekonomi.
Pemutakhiran dilakukan melalui integrasi data administrasi dan verifikasi lapangan bersama kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.

