Ustaz Das’ad Latif Minta Tindakan Hukum Usai Video Booth Newport di The Sounds Project Viral

SulawesiPos.com – Ustaz Das’ad Latif meminta adanya langkah hukum menyusul beredarnya video dari booth sponsor Newport dalam festival musik The Sounds Project yang berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Video tersebut menjadi sorotan di media sosial karena memperlihatkan aksi yang dinilai sejumlah pihak menyentuh isu sensitif terkait agama dan SARA. Polemik itu kemudian mendapat perhatian dari Ustaz Das’ad Latif.

Melalui akun Instagram resminya, Das’ad Latif mengunggah ulang potongan video tersebut dan berharap persoalan tersebut tidak berhenti sebagai perdebatan di media sosial.

“Semoga ini ada tindakan hukum, dan ini yang terakhir kali,” tulis Das’ad Latif dalam unggahannya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika kritik terhadap konten yang muncul di booth sponsor Newport terus bermunculan.

The Sounds Project Tegaskan Sikap Resmi

Menanggapi polemik tersebut, pihak The Sounds Project akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun media sosial mereka.

Penyelenggara mengaku membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi internal sebelum menyampaikan sikap kepada publik.

BACA JUGA:  Prabowo Tunjuk Asep Nana Jadi Wakil Jaksa Agung-Kuntadi Resmi Jampidsus, Ini Daftar Pejabat Baru Kejagung

Hal itu dilakukan karena kejadian tersebut melibatkan sejumlah pihak dan penyelenggara ingin memastikan langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan.

The Sounds Project menyatakan pihaknya turut merasa kecewa dan mengecam aksi yang terjadi di salah satu booth sponsor.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun.”

Penyelenggara juga menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bagian dari konsep maupun arahan mereka sebagai pihak yang menggelar festival.

“Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara.”

Sponsor Newport Ditegur

Sebagai tindak lanjut, The Sounds Project menyebut telah mengambil langkah terhadap pihak sponsor yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Penyelenggara mengatakan pihaknya telah memberikan teguran dan meminta persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas.

“Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas.”

BACA JUGA:  Powerbank Berasap dan Memercik Api di Pesawat Makassar-Jakarta, Batik Air Pastikan Penumpang Selamat

The Sounds Project juga menyatakan akan mengawal proses identifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.

“Kami melakukan pengawalan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung pada insiden tersebut untuk dapat dipertanggungjawabkan secara penuh.”

Langkah tersebut dilakukan agar pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan yang terjadi di area booth sponsor.

The Sounds Project Lakukan Evaluasi Internal

Selain menegur pihak sponsor dan meminta proses identifikasi dilakukan, penyelenggara juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal.

Evaluasi tersebut ditujukan untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam penyelenggaraan festival berikutnya.

“Kami melakukan evaluasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi dalam penyelenggaraan acara selanjutnya.”

The Sounds Project menegaskan bahwa penghormatan terhadap agama dan keyakinan seluruh penonton menjadi salah satu nilai yang mereka pegang dalam menyelenggarakan acara.

“Rasa hormat terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai penyelenggara, dan tidak ada toleransi untuk pelanggaran terhadap nilai tersebut.”

BACA JUGA:  Penduduk Indonesia Tembus 290,1 Juta Jiwa, Bertambah 1,8 Juta dalam Enam Bulan

Polemik tersebut kini menjadi perhatian publik setelah video kejadian di booth Newport beredar luas di media sosial.

Sementara itu, permintaan tindakan hukum yang disampaikan Ustaz Das’ad Latif menjadi bagian dari respons terhadap kontroversi yang muncul.

Adapun terkait dugaan pelanggaran hukum, penilaiannya tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SulawesiPos.com – Ustaz Das’ad Latif meminta adanya langkah hukum menyusul beredarnya video dari booth sponsor Newport dalam festival musik The Sounds Project yang berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Video tersebut menjadi sorotan di media sosial karena memperlihatkan aksi yang dinilai sejumlah pihak menyentuh isu sensitif terkait agama dan SARA. Polemik itu kemudian mendapat perhatian dari Ustaz Das’ad Latif.

Melalui akun Instagram resminya, Das’ad Latif mengunggah ulang potongan video tersebut dan berharap persoalan tersebut tidak berhenti sebagai perdebatan di media sosial.

“Semoga ini ada tindakan hukum, dan ini yang terakhir kali,” tulis Das’ad Latif dalam unggahannya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika kritik terhadap konten yang muncul di booth sponsor Newport terus bermunculan.

The Sounds Project Tegaskan Sikap Resmi

Menanggapi polemik tersebut, pihak The Sounds Project akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun media sosial mereka.

Penyelenggara mengaku membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi internal sebelum menyampaikan sikap kepada publik.

BACA JUGA:  Destry Tegaskan Rapat Prabowo dan KSSK Belum Bahas Pengganti Perry Warjiyo

Hal itu dilakukan karena kejadian tersebut melibatkan sejumlah pihak dan penyelenggara ingin memastikan langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan.

The Sounds Project menyatakan pihaknya turut merasa kecewa dan mengecam aksi yang terjadi di salah satu booth sponsor.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun.”

Penyelenggara juga menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bagian dari konsep maupun arahan mereka sebagai pihak yang menggelar festival.

“Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara.”

Sponsor Newport Ditegur

Sebagai tindak lanjut, The Sounds Project menyebut telah mengambil langkah terhadap pihak sponsor yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Penyelenggara mengatakan pihaknya telah memberikan teguran dan meminta persoalan tersebut diselesaikan hingga tuntas.

“Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas.”

BACA JUGA:  Prabowo Minta BGN Sisir Ulang Penerima MBG, Anggaran Berpeluang Turun dari Rp 268 Triliun

The Sounds Project juga menyatakan akan mengawal proses identifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.

“Kami melakukan pengawalan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung pada insiden tersebut untuk dapat dipertanggungjawabkan secara penuh.”

Langkah tersebut dilakukan agar pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan yang terjadi di area booth sponsor.

The Sounds Project Lakukan Evaluasi Internal

Selain menegur pihak sponsor dan meminta proses identifikasi dilakukan, penyelenggara juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal.

Evaluasi tersebut ditujukan untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam penyelenggaraan festival berikutnya.

“Kami melakukan evaluasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi dalam penyelenggaraan acara selanjutnya.”

The Sounds Project menegaskan bahwa penghormatan terhadap agama dan keyakinan seluruh penonton menjadi salah satu nilai yang mereka pegang dalam menyelenggarakan acara.

“Rasa hormat terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai penyelenggara, dan tidak ada toleransi untuk pelanggaran terhadap nilai tersebut.”

BACA JUGA:  Sudaryono Tegaskan BGN Zero Tolerance terhadap Korupsi dan “Hengki Pengki”

Polemik tersebut kini menjadi perhatian publik setelah video kejadian di booth Newport beredar luas di media sosial.

Sementara itu, permintaan tindakan hukum yang disampaikan Ustaz Das’ad Latif menjadi bagian dari respons terhadap kontroversi yang muncul.

Adapun terkait dugaan pelanggaran hukum, penilaiannya tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru