Chery Jadi Merek Otomotif Teratas di Kantar BrandZ 2026, Sembilan Tahun Berturut-turut Masuk Daftar

Chery menyebut teknologi menjadi salah satu fondasi dalam strategi globalnya dengan memiliki delapan pusat R&D di berbagai wilayah dunia serta lebih dari 20.000 karyawan di luar negeri.

Sekitar 85 persen dari jumlah karyawan luar negeri tersebut merupakan tenaga kerja lokal, yang menurut Chery mendukung terbentuknya jaringan global untuk kegiatan R&D dan operasional industri.

Dalam pengembangan teknologi kendaraan, Chery memiliki portofolio yang mencakup mesin bensin, hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), kendaraan listrik berbasis baterai, serta kendaraan berbahan bakar hidrogen.

Menurut Chery, pilihan teknologi tersebut digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas dan kondisi regulasi yang berbeda di berbagai pasar global.

Chery juga mengembangkan teknologi di luar sektor kendaraan melalui AiMOGA, merek robotika milik Chery Group, yang sejak 2026 disebut telah mencatat penjualan global lebih dari 1.000 unit di lebih dari 50 negara dan wilayah.

Chery menyebut pengembangan AiMOGA di bidang manufaktur dan robotika layanan menjadi bagian dari pergeseran perusahaan dari globalisasi produk menuju pengembangan ekosistem secara global.

BACA JUGA:  Mercedes-Benz Luncurkan All-New GLA, Sedia Varian Listrik Jarak Tempuh 657 Km

Chery Perkuat Kehadiran di Pasar Lokal

Strategi lokalisasi Chery juga diterapkan melalui aktivitas operasional di berbagai pasar, salah satunya melalui Rosslyn Plant di Afrika Selatan yang baru diresmikan.

Chery menyebut fasilitas tersebut mempertahankan seluruh 692 karyawan yang telah ada serta menghasilkan hampir 3.000 lapangan pekerjaan tambahan melalui rantai pasok industrinya.

Menurut Chery, keterlibatan yang lebih dalam dengan perekonomian lokal menjadi bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen di pasar global.

Chery menyebut teknologi menjadi salah satu fondasi dalam strategi globalnya dengan memiliki delapan pusat R&D di berbagai wilayah dunia serta lebih dari 20.000 karyawan di luar negeri.

Sekitar 85 persen dari jumlah karyawan luar negeri tersebut merupakan tenaga kerja lokal, yang menurut Chery mendukung terbentuknya jaringan global untuk kegiatan R&D dan operasional industri.

Dalam pengembangan teknologi kendaraan, Chery memiliki portofolio yang mencakup mesin bensin, hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), kendaraan listrik berbasis baterai, serta kendaraan berbahan bakar hidrogen.

Menurut Chery, pilihan teknologi tersebut digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas dan kondisi regulasi yang berbeda di berbagai pasar global.

Chery juga mengembangkan teknologi di luar sektor kendaraan melalui AiMOGA, merek robotika milik Chery Group, yang sejak 2026 disebut telah mencatat penjualan global lebih dari 1.000 unit di lebih dari 50 negara dan wilayah.

Chery menyebut pengembangan AiMOGA di bidang manufaktur dan robotika layanan menjadi bagian dari pergeseran perusahaan dari globalisasi produk menuju pengembangan ekosistem secara global.

BACA JUGA:  Toyota Pastikan Kualitas Baterai Hybrid Terjaga di Iklim Tropis Indonesia

Chery Perkuat Kehadiran di Pasar Lokal

Strategi lokalisasi Chery juga diterapkan melalui aktivitas operasional di berbagai pasar, salah satunya melalui Rosslyn Plant di Afrika Selatan yang baru diresmikan.

Chery menyebut fasilitas tersebut mempertahankan seluruh 692 karyawan yang telah ada serta menghasilkan hampir 3.000 lapangan pekerjaan tambahan melalui rantai pasok industrinya.

Menurut Chery, keterlibatan yang lebih dalam dengan perekonomian lokal menjadi bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen di pasar global.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru