Hasil pemeriksaan menunjukkan tersangka positif mengonsumsi tiga jenis narkotika, yakni sabu, ekstasi, dan kokain.
Otoritas Malaysia menyebut tersangka sebelumnya lolos dari pemeriksaan berlapis di Bandara Internasional Kuala Lumpur sebelum berangkat ke Jakarta.
Sebagai respons, MAG menyatakan akan menerapkan tes narkoba wajib bagi semua pilot Malaysia Airlines dan awak kabin.
Perusahaan juga akan memperketat penyaringan terhadap seluruh pilot aktif untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Para pilot nantinya diminta menjalani tes IMSAFER yang mencakup evaluasi kondisi fisik dan mental, termasuk penyakit, pengobatan, stres, alkohol, kelelahan, emosi, dan frekuensi pelatihan.

