“Hal ini menjadi pelajaran bagi saya dan insyaallah akan menjadi perbaikan untuk saya ke depannya. Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, salam sejahtera,” tutupnya dalam video tersebut.
Kasus ini kembali menjadi perhatian publik setelah kabar meninggalnya Yurizal membuat komentar-komentar lama tersebut kembali tersebar.
Peristiwa tersebut turut memunculkan sorotan terhadap etika komunikasi tenaga kesehatan di ruang digital. Di tengah perkembangan media sosial, masyarakat menilai tenaga kesehatan tetap perlu menjaga empati dan profesionalisme saat memberikan respons terhadap keluhan pasien maupun masyarakat.

