35+ Puisi Kemerdekaan Indonesia Terbaik yang Menyentuh Hati untuk HUT ke-81 RI

MAJU

Bagimu negeri
Menyediakan api

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang

4. Dirgahayu Negeriku

Karya: Joeti

Kami mencintaimu
Dengan ribuan gugusan
Pulau-pulaunya
Kami mencintaimu
Dengan jutaan
Keanekaragaman budayanya
Lahir di tanah ibu pertiwi
Dan akan tetap menjaga
Keindahan negeri
Hingga tulang belulang
Kami menyatu dengan
Tanah negeri ini

5. Riwayatmu Kini

Karya: Aldi Mubarok

Pertiwi di usia renta genap tujuh puluh enam tahun
Masih menjadi budak nafsu bagi mereka si hidung belang
Gunung menyembul, ranum nan rimbun
Sebelum diremas tangan-tangan binal

Bibir sensual, mengalir sungai
Dilumat hingga kering kerontang
Meringis tatkala beton menancap pada tubuh
Derai air mata tak bisa dibendung

Meluap membasahi pori-pori tiap kota
Berontak dari dekapan galak
Berjalan lunglai setengah sadar
Sambil bergumam:
“aku ingin kebebasan; kesejahteraan”

6. Untukmu

Karya: M. Said As’ad

BACA JUGA:  Pemerintah Buka Polling Logo HUT ke-81 RI, Masyarakat Ikut Tentukan Desain Resmi

Untukmu terima kasih ku ucapkan
Dirimu yang setia
Setia menemani jiwa
Jiwa 270 juta nyawa

Tetap setia, tanpa mengusir mereka
Walaupun sekarang kau sedang tidak baik-baik saja
Banyak virus yang menerpa mengancam nyawa
Terakhir…kata maaf ku ucapkan
Karena diriku tak ikut serta mengangkatmu dari
keterpurukan

MAJU

Bagimu negeri
Menyediakan api

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang

4. Dirgahayu Negeriku

Karya: Joeti

Kami mencintaimu
Dengan ribuan gugusan
Pulau-pulaunya
Kami mencintaimu
Dengan jutaan
Keanekaragaman budayanya
Lahir di tanah ibu pertiwi
Dan akan tetap menjaga
Keindahan negeri
Hingga tulang belulang
Kami menyatu dengan
Tanah negeri ini

5. Riwayatmu Kini

Karya: Aldi Mubarok

Pertiwi di usia renta genap tujuh puluh enam tahun
Masih menjadi budak nafsu bagi mereka si hidung belang
Gunung menyembul, ranum nan rimbun
Sebelum diremas tangan-tangan binal

Bibir sensual, mengalir sungai
Dilumat hingga kering kerontang
Meringis tatkala beton menancap pada tubuh
Derai air mata tak bisa dibendung

Meluap membasahi pori-pori tiap kota
Berontak dari dekapan galak
Berjalan lunglai setengah sadar
Sambil bergumam:
“aku ingin kebebasan; kesejahteraan”

6. Untukmu

Karya: M. Said As’ad

BACA JUGA:  Contoh Proposal 17 Agustus 2026 di Lingkungan RT-Perusahaan untuk Sponsor Lengkap PDF-Word

Untukmu terima kasih ku ucapkan
Dirimu yang setia
Setia menemani jiwa
Jiwa 270 juta nyawa

Tetap setia, tanpa mengusir mereka
Walaupun sekarang kau sedang tidak baik-baik saja
Banyak virus yang menerpa mengancam nyawa
Terakhir…kata maaf ku ucapkan
Karena diriku tak ikut serta mengangkatmu dari
keterpurukan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru