SulawesiPos.com – Sampah pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce justru berubah menjadi barang koleksi yang diburu penggemar setelah seorang seniman New York mengemas berbagai barang sisa di sekitar Madison Square Garden dan menjualnya sekitar Rp 452 ribu per paket. Fenomena itu muncul tak lama setelah pernikahan pasangan tersebut digelar pada Jumat, 3 Juli 2026.
Barang yang dijual bukan suvenir resmi dari acara pernikahan, melainkan benda-benda acak yang ditemukan berserakan di sekitar lokasi, mulai dari puntung rokok, tutup botol air, sedotan, potongan kipas warna-warni, alat makan sekali pakai, permen ring pop, hingga satu AirPod.
Semua benda itu dikumpulkan Justin Gignac, lalu dikemas dalam kotak plastik bening kecil sebagai bagian dari proyek seni bertajuk New York City Garbage: JusT+T Married dan Not Invited Edition (Taylor + Travis’ Wedding).
Minat pembeli ternyata sangat tinggi. Lebih dari 1.300 paket disebut habis terjual dengan harga US$25 per kotak atau sekitar Rp 452 ribu, di luar ongkos kirim US$10 atau sekitar Rp 180 ribu. Paket-paket itu juga dilaporkan telah dikirim ke 30 negara.
Ada narasi khusus yang dipakai untuk memasarkan barang-barang sisa itu sebagai potongan kenangan dari hari pernikahan Taylor dan Travis.
“Ada sampah di lantai setelah pesta. Dikumpulkan dari tepi kisah cinta di luar Madison Square Garden, sedekat mungkin dengan hari besar Taylor dan Travis tanpa harus dapat undangan,” deskripsi produk tersebut.
Pembeli tidak bisa memilih jenis barang yang ingin didapat. Namun, setiap kubus disebut sudah disegel rapat sehingga tidak bocor dan tidak menimbulkan bau.
Di luar itu, Justin juga mengaku datang ke lokasi dengan mengenakan tuksedo dan membawa alat penjepit sampah saat mengumpulkan benda-benda yang tertinggal di sekitar arena.
Justin sendiri sebelumnya dikenal menjual kubus berisi sampah edisi terbatas dari sejumlah momen besar lain di New York, termasuk parade kemenangan tim olahraga setempat.


