Jemaah Haji Embarkasi Makassar Asal Maluku Utara Wafat di Madinah, Dimakamkan di Baqi

SulawesiPos.com – Seorang calon jemaah haji asal Embarkasi Makassar dilaporkan wafat di Madinah.

Jemaah perempuan bernama Siti Totou Umar, warga Maluku Utara, meninggal dunia saat beristirahat di kamar hotel tempatnya menginap.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyampaikan bahwa almarhumah yang tergabung dalam Kloter 15 telah dinyatakan meninggal dunia dan proses pemakaman telah dilaksanakan.

“Atas nama pemerintah Kementerian Agama dan Umrah, Embarkasi Makassar mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya jemaah kita dari Maluku Utara di Madinah. Sudah dimakamkan di Makam Baqi,” katanya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, (10/5/2026).

Ikbal menambahkan, jemaah asal Kota Ternate tersebut dimakamkan di lokasi yang sama dengan jemaah Embarkasi Makassar lain yang lebih dulu wafat, yakni di Makam Baqi.

“Jadi sama dengan yang kemarin dari Gowa, dimakamkan di Makam Baqi juga. Untuk jemaah haji dari Embarkasi Makassar (UPG) sudah dua jemaah yang meninggal dunia. Kita doakan bersama semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Menyambut Cahaya Ramadan 1447 H dari Jantung Kota Suci

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, mengungkapkan bahwa Siti Totou Umar wafat pada Jumat, 8 Mei 2026, di Madinah.

Sebelum meninggal, almarhumah sempat menunaikan ibadah di Raudah, Masjid Nabawi.

“Sekitar pukul 07.00 waktu Arab Saudi, beliau kembali ke hotel. Kemudian sekitar pukul 08.30 beliau tidur,” katanya.

Saat beristirahat, teman sekamar sempat mendengar suara dengkuran yang terdengar lebih keras dari biasanya. Namun, hal tersebut sempat dianggap sebagai kondisi tidur normal.

“Pukul 13.59, ketua regu melapor ke tim medis. Saat diperiksa, pasien sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Sebelumnya, dua calon jemaah haji lainnya juga dilaporkan meninggal dunia. Jemaah Kloter 5 asal Kabupaten Gowa, Nursaidah Sinrang Sijarra (59), wafat di Madinah pada Minggu, 26 April 2026 akibat komplikasi diabetes.

Selain itu, seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, bernama Syamsudin P. Laoneng (56) yang tergabung dalam Kloter 19, meninggal dunia saat proses keberangkatan di Embarkasi Makassar pada Selasa, 5 Mei 2026, setelah sempat menjalani perawatan di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo.

BACA JUGA: 
Atribusi Dalam Ibadah Haji

SulawesiPos.com – Seorang calon jemaah haji asal Embarkasi Makassar dilaporkan wafat di Madinah.

Jemaah perempuan bernama Siti Totou Umar, warga Maluku Utara, meninggal dunia saat beristirahat di kamar hotel tempatnya menginap.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyampaikan bahwa almarhumah yang tergabung dalam Kloter 15 telah dinyatakan meninggal dunia dan proses pemakaman telah dilaksanakan.

“Atas nama pemerintah Kementerian Agama dan Umrah, Embarkasi Makassar mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya jemaah kita dari Maluku Utara di Madinah. Sudah dimakamkan di Makam Baqi,” katanya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, (10/5/2026).

Ikbal menambahkan, jemaah asal Kota Ternate tersebut dimakamkan di lokasi yang sama dengan jemaah Embarkasi Makassar lain yang lebih dulu wafat, yakni di Makam Baqi.

“Jadi sama dengan yang kemarin dari Gowa, dimakamkan di Makam Baqi juga. Untuk jemaah haji dari Embarkasi Makassar (UPG) sudah dua jemaah yang meninggal dunia. Kita doakan bersama semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Gagal Berangkat Dua Kali karena Sakit, Jemaah Haji Asal Sinjai Akhirnya Terbang ke Tanah Suci dengan Kursi Roda

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, mengungkapkan bahwa Siti Totou Umar wafat pada Jumat, 8 Mei 2026, di Madinah.

Sebelum meninggal, almarhumah sempat menunaikan ibadah di Raudah, Masjid Nabawi.

“Sekitar pukul 07.00 waktu Arab Saudi, beliau kembali ke hotel. Kemudian sekitar pukul 08.30 beliau tidur,” katanya.

Saat beristirahat, teman sekamar sempat mendengar suara dengkuran yang terdengar lebih keras dari biasanya. Namun, hal tersebut sempat dianggap sebagai kondisi tidur normal.

“Pukul 13.59, ketua regu melapor ke tim medis. Saat diperiksa, pasien sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Sebelumnya, dua calon jemaah haji lainnya juga dilaporkan meninggal dunia. Jemaah Kloter 5 asal Kabupaten Gowa, Nursaidah Sinrang Sijarra (59), wafat di Madinah pada Minggu, 26 April 2026 akibat komplikasi diabetes.

Selain itu, seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, bernama Syamsudin P. Laoneng (56) yang tergabung dalam Kloter 19, meninggal dunia saat proses keberangkatan di Embarkasi Makassar pada Selasa, 5 Mei 2026, setelah sempat menjalani perawatan di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo.

BACA JUGA: 
Jemaah Haji Asal Gowa Wafat di Madinah, Dimakamkan di Pekuburan Baqi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru