SulawesiPos.com – Berbagai praktik kecurangan terdeteksi sejak hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.
Meski demikian, panitia berhasil menggagalkan upaya-upaya tersebut dalam waktu singkat berkat sistem pengawasan berbasis kecerdasan buatan.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mencatat ribuan kejanggalan data hanya dalam dua hari awal ujian.
Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (21/4), terdeteksi 2.940 anomali data, disusul 2.640 temuan serupa pada hari kedua, Selasa (22/4).
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menyebut terdapat dua modus kecurangan yang paling dominan, yakni praktik perjokian atau pemalsuan identitas serta penggunaan alat komunikasi tersembunyi.
Modus Perjokian Terbanyak, Sistem AI Deteksi Wajah Peserta
Sistem pengawasan berbasis AI yang diterapkan panitia terbukti efektif mengidentifikasi berbagai pelanggaran.
Teknologi ini mampu mendeteksi ketidaksesuaian antara wajah peserta yang hadir di ruang ujian dengan foto identitas yang tersimpan dalam basis data.
“Pola kecurangan masih sama, terutama terkait pemalsuan data. Namun, dengan bantuan sistem berbasis AI, kami bisa mendeteksi perbedaan data secara lebih cepat,” jelas Eduart.
Ia menegaskan, sanksi tegas telah disiapkan bagi peserta yang terbukti melakukan kecurangan.
Peserta akan langsung didiskualifikasi dan masuk daftar hitam permanen pada seluruh jalur seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), baik nasional maupun mandiri.
Selain itu, pelaku juga berpotensi dijerat sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Temuan ini turut mendapat perhatian dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto.
Ia menegaskan bahwa sistem pengawasan UTBK-SNBT telah dirancang sangat ketat, sehingga peluang kecurangan sekecil apa pun tetap dapat terdeteksi.
“Mari kita tegakkan integritas, hindari kecurangan, karena pada akhirnya kecurangan dapat diketahui,” tegas Brian. Ia juga mengimbau peserta agar lebih percaya pada kemampuan diri sendiri serta mengandalkan doa dan dukungan orang tua.
Sebagai informasi, UTBK-SNBT 2026 diikuti oleh 871.496 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebentar Lagi Pendaftaran SNBP 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Ketentuan yang Wajib Diketahui
Ujian dijadwalkan berlangsung selama 10 hari hingga 30 April 2026, sementara pengumuman hasil kelulusan direncanakan pada 25 Mei 2026.

