Antrean BBM Mengular di Makassar, Pertamina: Bukan Langka tapi Panic Buying

SulawesiPos.com – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar dan sekitarnya belakangan mengular. Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Namun, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM di wilayah Makassar dan sekitarnya dalam kondisi aman dan tercukupi.

Antrean panjang yang terjadi disebut bukan karena kelangkaan BBM, melainkan peningkatan permintaan secara bersamaan akibat kepanikan masyarakat.

“Sebenarnya tidak ada kelangkaan. Stok BBM kami pastikan sangat mencukupi. Kondisi yang terjadi di lapangan lebih disebabkan oleh panic buying, di mana masyarakat berbondong-bondong datang ke SPBU dalam waktu yang bersamaan,” ungkap Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, Rabu (9/9/2026).

Menurut Pertamina, fenomena panic buying semakin meningkat akibat beredarnya berbagai isu di tengah masyarakat.

Salah satunya rumor mengenai pemadaman listrik berkepanjangan hingga spekulasi mengenai kelangkaan energi.

Informasi tersebut kemudian mendorong sebagian warga membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari kebutuhan normal.

BACA JUGA:  Antrean BBM Mengular hingga 500 Meter, Polda Sulsel Bidik Dugaan Mafia Distribusi

Kondisi ini membuat permintaan di sejumlah SPBU meningkat dalam waktu bersamaan.

Selain pembelian oleh masyarakat, Pertamina juga mencatat peningkatan konsumsi BBM subsidi yang cukup signifikan.

Kenaikan tersebut terutama berasal dari sektor kendaraan angkutan barang dan logistik.

Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, Pertamina menyatakan telah menambah pasokan BBM ke sejumlah SPBU.

“Kami sudah meningkatkan volume penyaluran BBM ke SPBU sekitar 10 hingga 15 persen di atas rata-rata konsumsi harian normal. Pengiriman dari Fuel Terminal juga terus dioptimalkan agar pengisian tangki di SPBU berjalan cepat dan tanpa jeda,” lanjutnya.

Pertamina pun meminta masyarakat tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Masyarakat tidak perlu panik apalagi melakukan pembelian berlebih. Jika pembelian dilakukan secara wajar dan bijak, pola distribusi ke seluruh lapisan masyarakat tentu bisa berjalan jauh lebih optimal dan merata,” imbaunya.

Pertamina menegaskan ketersediaan stok BBM di Makassar dan sekitarnya tetap aman.

BACA JUGA:  Polres Bone dan Pemkab Turun Tangan, SPBU hingga Agen LPG Disidak, Siap Tindak Tegas Oknum yang Bermain

SulawesiPos.com – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar dan sekitarnya belakangan mengular. Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Namun, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM di wilayah Makassar dan sekitarnya dalam kondisi aman dan tercukupi.

Antrean panjang yang terjadi disebut bukan karena kelangkaan BBM, melainkan peningkatan permintaan secara bersamaan akibat kepanikan masyarakat.

“Sebenarnya tidak ada kelangkaan. Stok BBM kami pastikan sangat mencukupi. Kondisi yang terjadi di lapangan lebih disebabkan oleh panic buying, di mana masyarakat berbondong-bondong datang ke SPBU dalam waktu yang bersamaan,” ungkap Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, Rabu (9/9/2026).

Menurut Pertamina, fenomena panic buying semakin meningkat akibat beredarnya berbagai isu di tengah masyarakat.

Salah satunya rumor mengenai pemadaman listrik berkepanjangan hingga spekulasi mengenai kelangkaan energi.

Informasi tersebut kemudian mendorong sebagian warga membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari kebutuhan normal.

BACA JUGA:  Polres Bone dan Pemkab Turun Tangan, SPBU hingga Agen LPG Disidak, Siap Tindak Tegas Oknum yang Bermain

Kondisi ini membuat permintaan di sejumlah SPBU meningkat dalam waktu bersamaan.

Selain pembelian oleh masyarakat, Pertamina juga mencatat peningkatan konsumsi BBM subsidi yang cukup signifikan.

Kenaikan tersebut terutama berasal dari sektor kendaraan angkutan barang dan logistik.

Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, Pertamina menyatakan telah menambah pasokan BBM ke sejumlah SPBU.

“Kami sudah meningkatkan volume penyaluran BBM ke SPBU sekitar 10 hingga 15 persen di atas rata-rata konsumsi harian normal. Pengiriman dari Fuel Terminal juga terus dioptimalkan agar pengisian tangki di SPBU berjalan cepat dan tanpa jeda,” lanjutnya.

Pertamina pun meminta masyarakat tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Masyarakat tidak perlu panik apalagi melakukan pembelian berlebih. Jika pembelian dilakukan secara wajar dan bijak, pola distribusi ke seluruh lapisan masyarakat tentu bisa berjalan jauh lebih optimal dan merata,” imbaunya.

Pertamina menegaskan ketersediaan stok BBM di Makassar dan sekitarnya tetap aman.

BACA JUGA:  Antrean Solar Subsidi Mengular, Pertamina Sanksi 86 SPBU Se-Sulawesi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru