Nilai perjuangan Pong Tiku juga kerap dikaitkan dengan semboyan masyarakat Toraja, “Misa kada dipotuo, pantan kada dipomate”, yang secara umum dimaknai sebagai pentingnya persatuan dan kebersamaan.
Dengan demikian, setiap kali nama Jalan Pongtiku disebut dalam aktivitas warga Makassar, nama itu sekaligus membawa kembali ingatan terhadap sejarah perjuangan seorang tokoh Toraja yang telah mendapatkan pengakuan sebagai Pahlawan Nasional.

