Jalan Emmy Saelan, Kisah Tragis Perawat Perempuan di Medan Gerilya

Di Kota Makassar terdapat setidaknya dua ruas jalan yang menggunakan nama Emmy Saelan, yakni Jalan Emmy Saelan di Kecamatan Ujung Pandang dan Jalan Monumen Emmy Saelan di Kecamatan Rappocini.

Jalan Emmy Saelan di Kelurahan Sawerigading

Salah satunya adalah Jalan Emmy Saelan yang berada di kawasan Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang.

Ruas ini berada di pusat kota dan menghubungkan kawasan Jalan Sam Ratulangi dengan Jalan Sultan Hasanuddin, tidak jauh dari kawasan Pantai Losari. Panjangnya sekitar 400 meter.

Posisinya membuat nama Emmy Saelan berada di tengah aktivitas perkotaan yang padat.

Jalan yang hari ini dilalui masyarakat untuk berbagai keperluan tersebut menyimpan nama seorang perempuan yang pada masa mudanya justru meninggalkan kehidupan yang relatif aman untuk bergabung dalam perjuangan.

Ruas lainnya bernama Jalan Monumen Emmy Saelan yang berada di kawasan Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini.

Jalan tersebut membentang di sekitar Jalan Sultan Alauddin dan Jalan Yusuf Dg Ngawing, dengan panjang sekitar 1,3 kilometer.

BACA JUGA:  Jalan Datu Museng, Kisah Pejuang dan Cinta Tragis “Romeo-Juliet” Makassar

Simpang di kawasan tersebut juga mencatat Jalan Monumen Emmy Saelan sebagai salah satu kaki simpang yang terhubung dengan Jalan Sultan Alauddin.

Penggunaan dua nama jalan tersebut menunjukkan bahwa ingatan terhadap Emmy tidak hanya ditempatkan pada satu titik.

Namanya hadir di pusat kota sekaligus di kawasan yang memiliki keterkaitan langsung dengan lokasi monumen perjuangannya.

Di Kota Makassar terdapat setidaknya dua ruas jalan yang menggunakan nama Emmy Saelan, yakni Jalan Emmy Saelan di Kecamatan Ujung Pandang dan Jalan Monumen Emmy Saelan di Kecamatan Rappocini.

Jalan Emmy Saelan di Kelurahan Sawerigading

Salah satunya adalah Jalan Emmy Saelan yang berada di kawasan Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang.

Ruas ini berada di pusat kota dan menghubungkan kawasan Jalan Sam Ratulangi dengan Jalan Sultan Hasanuddin, tidak jauh dari kawasan Pantai Losari. Panjangnya sekitar 400 meter.

Posisinya membuat nama Emmy Saelan berada di tengah aktivitas perkotaan yang padat.

Jalan yang hari ini dilalui masyarakat untuk berbagai keperluan tersebut menyimpan nama seorang perempuan yang pada masa mudanya justru meninggalkan kehidupan yang relatif aman untuk bergabung dalam perjuangan.

Ruas lainnya bernama Jalan Monumen Emmy Saelan yang berada di kawasan Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini.

Jalan tersebut membentang di sekitar Jalan Sultan Alauddin dan Jalan Yusuf Dg Ngawing, dengan panjang sekitar 1,3 kilometer.

BACA JUGA:  Aksi Simpatik WNA Asal Belgia Bantu Urai Kemacetan di Jalanan Kota Makassar

Simpang di kawasan tersebut juga mencatat Jalan Monumen Emmy Saelan sebagai salah satu kaki simpang yang terhubung dengan Jalan Sultan Alauddin.

Penggunaan dua nama jalan tersebut menunjukkan bahwa ingatan terhadap Emmy tidak hanya ditempatkan pada satu titik.

Namanya hadir di pusat kota sekaligus di kawasan yang memiliki keterkaitan langsung dengan lokasi monumen perjuangannya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru