Jalan Ali Malaka, Pejuang Makassar yang Pernah Diburu Westerling

Nama Ali Malaka di Tengah Ramainya Pantai Losari

Setelah gugur, jejak Ali Malaka tidak berhenti di medan perjuangan.

Namanya kemudian diabadikan menjadi Jalan Ali Malaka di Kota Makassar. Ruas tersebut berada di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, dan tercatat dalam dokumen administrasi Kota Makassar sebagai salah satu nama jalan.

Jalan Ali Malaka

Wajah Jalan Ali Malaka hari ini juga tidak dapat dilepaskan dari aktivitas kuliner di sekitar Pantai Losari.

Salah satu tempat makan yang berada langsung di ruas tersebut adalah Rumah Makan Nelayan di Jalan Ali Malaka No. 25, Kelurahan Maloku.

Rumah makan ini dikenal sebagai salah satu tempat kuliner seafood di kawasan dekat Pantai Losari.

Selain seafood, kawasan Jalan Ali Malaka juga dekat dengan kuliner yang sangat identik dengan Kota Makassar, yakni Pisang Epe Losari Mandiri.

Suasana Pisang Epe Mandiri di Jalan Ali Malaka

Pisang epe merupakan jajanan khas Makassar yang dibuat dari pisang yang dibakar kemudian dijepit atau dipipihkan.

BACA JUGA:  Jalan Andi Pangerang Pettarani, Mengenang 51 Tahun Wafatnya Gubernur Sulawesi Terakhir

Dalam bahasa Makassar, epe berarti jepit. Setelah dibakar, pisang biasanya disajikan dengan siraman gula aren dan kini tersedia dalam beragam variasi rasa, termasuk durian, keju, dan cokelat.

Kawasan sekitar Pantai Losari memang dikenal sebagai salah satu sentra penjualan pisang epe di Makassar.

Kini, nama tersebut tidak lagi terdengar dalam suara tembakan atau perintah gerilya. Ali Malaka hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Makassar sebagai nama jalan di kawasan Pantai Losari, berdampingan dengan rumah makan seafood, penjual pisang epe, dan hiruk-pikuk pusat kota.

Nama Ali Malaka di Tengah Ramainya Pantai Losari

Setelah gugur, jejak Ali Malaka tidak berhenti di medan perjuangan.

Namanya kemudian diabadikan menjadi Jalan Ali Malaka di Kota Makassar. Ruas tersebut berada di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, dan tercatat dalam dokumen administrasi Kota Makassar sebagai salah satu nama jalan.

Jalan Ali Malaka

Wajah Jalan Ali Malaka hari ini juga tidak dapat dilepaskan dari aktivitas kuliner di sekitar Pantai Losari.

Salah satu tempat makan yang berada langsung di ruas tersebut adalah Rumah Makan Nelayan di Jalan Ali Malaka No. 25, Kelurahan Maloku.

Rumah makan ini dikenal sebagai salah satu tempat kuliner seafood di kawasan dekat Pantai Losari.

Selain seafood, kawasan Jalan Ali Malaka juga dekat dengan kuliner yang sangat identik dengan Kota Makassar, yakni Pisang Epe Losari Mandiri.

Suasana Pisang Epe Mandiri di Jalan Ali Malaka

Pisang epe merupakan jajanan khas Makassar yang dibuat dari pisang yang dibakar kemudian dijepit atau dipipihkan.

BACA JUGA:  Jejak Tokoh-tokoh Sulawesi Selatan dalam Sejarah Indonesia Modern

Dalam bahasa Makassar, epe berarti jepit. Setelah dibakar, pisang biasanya disajikan dengan siraman gula aren dan kini tersedia dalam beragam variasi rasa, termasuk durian, keju, dan cokelat.

Kawasan sekitar Pantai Losari memang dikenal sebagai salah satu sentra penjualan pisang epe di Makassar.

Kini, nama tersebut tidak lagi terdengar dalam suara tembakan atau perintah gerilya. Ali Malaka hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Makassar sebagai nama jalan di kawasan Pantai Losari, berdampingan dengan rumah makan seafood, penjual pisang epe, dan hiruk-pikuk pusat kota.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru