“Nah betul (tidak terkunci leher motor korban) kemudian dia mengambil motornya dengan cara didorong ataupun dia naikin kemudian didorong motornya oleh temannya,” jelas Devi.
Setelah berhasil mencuri, motor-motor tersebut dibawa ke rumah Ibnu. Di sana, kendaraan dibongkar dan spare part-nya dijual satu per satu.
“Kendaraan (curian) kemudian dibawa ke rumahnya di sana dia pretelin dijual dalam bentuk spare part yang sudah terpisah-pisah,” lanjut Devi.
Salah satu korban dalam kasus ini adalah seorang jurnalis yang kehilangan sepeda motornya di Jalan Toddopuli 10 pada tanggal 17 Juli 2026.
Polisi telah mengamankan sejumlah sepeda motor hasil curian sebagai barang bukti.
“Untuk korban salah satunya adalah seorang jurnalis di Jalan Toddopuli 10 pada tanggal 17 Juli 2026. Ya betul (barang bukti sepeda motor curian) dan saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan untuk mempermudah proses penyidikan,” pungkas Devi.


