Unhas Luluskan 2.189 Alumni Baru Periode Juni 2026, Berhasil Tekan Angka Keterlambatan Studi 55 Persen

SulawesiPos.com — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengukuhkan 2.189 alumni baru dari seluruh jenjang pendidikan pada wisuda periode Juni 2026. Prosesi wisuda ini digelar secara khidmat di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, yang dibagi ke dalam dua sesi, yakni sebanyak 1.051 wisudawan pada Senin (22/6/2026) dan 1.138 wisudawan pada Selasa (23/6/2026).

Dari total lulusan tersebut, demografi alumni baru didominasi oleh perempuan sebanyak 1.292 orang atau 59,02 persen, sementara laki-laki berjumlah 897 orang atau 40,98 persen.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menyampaikan bahwa momentum ini tidak sekadar perayaan akademik, tetapi juga pembuktian keberhasilan universitas dalam meningkatkan efisiensi pendidikan.

​“Unhas terus memperkuat tata kelola akademik melalui sistem pemantauan berbasis data, penerapan early warning system bagi mahasiswa berisiko, serta pendampingan akademik yang lebih intensif oleh dosen dan program studi. Hingga Juni 2026, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi tepat waktu berhasil ditekan sebesar 55 persen,” urai Prof. Ruslin.

BACA JUGA:  Afrika di Persimpangan Sejarah: Bonus Demografi atau Krisis Pembangunan Baru?

Keberhasilan itu berdampak langsung pada capaian Angka Efisiensi Edukasi (AEE) Unhas yang menyentuh 22,08 persen pada Triwulan II. Rata-rata capaian AEE tertinggi pada jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan diraih oleh Fakultas Farmasi dengan 87,86 persen dari rata-rata universitas yang berada di angka 30,76 persen.

Pada jenjang Magister, Fakultas Ilmu Budaya memimpin dengan 29,78 persen dari rata-rata 28,94 persen, sedangkan pada jenjang Doktor, Fakultas Peternakan mencatatkan capaian tertinggi sebesar 79,74 persen dari rata-rata 23,42 persen.

Capaian akademik para lulusan secara keseluruhan juga mencatatkan hasil yang membanggakan. Sebanyak 964 lulusan Program Sarjana mencetak rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,72 dengan masa studi empat tahun dua bulan. Untuk 877 lulusan Program Profesi, rata-rata IPK mencapai 3,72 dengan masa studi satu tahun. Pada tingkat pascasarjana, 207 lulusan Program Magister meraih rata-rata IPK 3,94 dalam masa studi dua tahun empat bulan, sementara 73 lulusan Program Doktor mencetak rata-rata IPK 3,96 dengan lama studi empat tahun.

BACA JUGA:  Viral Florist Papan Ucapan Mengaku Kena Pungli di Unhas, Modus Bayar Uang Keamanan hingga Rp15 Ribu

Selain itu, 61 lulusan Program Spesialis meraih rata-rata IPK 3,86 dengan masa studi empat tahun, dan tujuh lulusan Program Subspesialis berhasil memperoleh rata-rata IPK 3,98 dalam waktu tiga tahun satu bulan.

Kualitas lulusan kian terlihat dari deretan wisudawan terbaik di setiap jenjang. Lulusan terbaik Program Sarjana bidang Eksakta berhasil meraih IPK 3,99, sedangkan bidang Non-Eksakta mencatatkan IPK 3,98, dengan keduanya menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun delapan bulan. Di Program Magister, lulusan terbaik sukses meraih IPK sempurna 4,00 dalam waktu satu tahun tiga bulan, sementara lulusan terbaik Program Doktor mencetak IPK 3,98 dengan lama studi dua tahun tiga bulan.

Prestasi gemilang juga diukir pada Program Profesi, di mana Profesi Keperawatan mencatatkan lulusan ber-IPK sempurna 4,00, disusul Profesi Dokter dengan IPK 3,92, dan Profesi Dokter Gigi dengan IPK 3,84. Untuk program spesialisasi, lulusan terbaik dipimpin oleh Subspesialis Anestesiologi dan Terapi dengan IPK 3,99, disusul Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi dengan IPK 3,92, serta Spesialis Ilmu Patologi Klinik dengan IPK 3,90.

BACA JUGA:  SulawesiPos.com Salurkan Berkah Ramadan Bantuan IKA Unhas-AAS Foundation

Adapun sebaran lulusan terbanyak pada periode ini disumbangkan oleh Fakultas Kedokteran dengan 319 orang, diikuti oleh lulusan profesi insinyur luring Fakultas Teknik sebanyak 306 orang, Fakultas Keperawatan 221 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 130 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis 120 orang.

Sementara itu, Fakultas Hukum meluluskan 117 orang, disusul Fakultas Kesehatan Masyarakat 104 orang, Fakultas MIPA 100 orang, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan 86 orang, serta 84 orang dari profesi insinyur daring Fakultas Teknik dan 84 orang lainnya dari program S1, S2, dan S3 Fakultas Teknik.

Fakultas lainnya yang turut berkontribusi meliputi Fakultas Pertanian dengan 72 orang, Ilmu Budaya 65 orang, Kehutanan 64 orang, Peternakan 51 orang, Kedokteran Gigi 46 orang, Sekolah Pascasarjana 37 orang, Farmasi 32 orang, dan Teknologi Pertanian 10 orang.

SulawesiPos.com — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengukuhkan 2.189 alumni baru dari seluruh jenjang pendidikan pada wisuda periode Juni 2026. Prosesi wisuda ini digelar secara khidmat di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, yang dibagi ke dalam dua sesi, yakni sebanyak 1.051 wisudawan pada Senin (22/6/2026) dan 1.138 wisudawan pada Selasa (23/6/2026).

Dari total lulusan tersebut, demografi alumni baru didominasi oleh perempuan sebanyak 1.292 orang atau 59,02 persen, sementara laki-laki berjumlah 897 orang atau 40,98 persen.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menyampaikan bahwa momentum ini tidak sekadar perayaan akademik, tetapi juga pembuktian keberhasilan universitas dalam meningkatkan efisiensi pendidikan.

​“Unhas terus memperkuat tata kelola akademik melalui sistem pemantauan berbasis data, penerapan early warning system bagi mahasiswa berisiko, serta pendampingan akademik yang lebih intensif oleh dosen dan program studi. Hingga Juni 2026, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi tepat waktu berhasil ditekan sebesar 55 persen,” urai Prof. Ruslin.

BACA JUGA:  Kronologi Penemuan Mayat Pria di Belakang Gedung Teaching Industry Unhas, Korban Bukan Warga Kampus

Keberhasilan itu berdampak langsung pada capaian Angka Efisiensi Edukasi (AEE) Unhas yang menyentuh 22,08 persen pada Triwulan II. Rata-rata capaian AEE tertinggi pada jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan diraih oleh Fakultas Farmasi dengan 87,86 persen dari rata-rata universitas yang berada di angka 30,76 persen.

Pada jenjang Magister, Fakultas Ilmu Budaya memimpin dengan 29,78 persen dari rata-rata 28,94 persen, sedangkan pada jenjang Doktor, Fakultas Peternakan mencatatkan capaian tertinggi sebesar 79,74 persen dari rata-rata 23,42 persen.

Capaian akademik para lulusan secara keseluruhan juga mencatatkan hasil yang membanggakan. Sebanyak 964 lulusan Program Sarjana mencetak rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,72 dengan masa studi empat tahun dua bulan. Untuk 877 lulusan Program Profesi, rata-rata IPK mencapai 3,72 dengan masa studi satu tahun. Pada tingkat pascasarjana, 207 lulusan Program Magister meraih rata-rata IPK 3,94 dalam masa studi dua tahun empat bulan, sementara 73 lulusan Program Doktor mencetak rata-rata IPK 3,96 dengan lama studi empat tahun.

BACA JUGA:  Digelar Mei, Panitia Ajak Alumni Meriahkan Mubes IKA Unhas 2026

Selain itu, 61 lulusan Program Spesialis meraih rata-rata IPK 3,86 dengan masa studi empat tahun, dan tujuh lulusan Program Subspesialis berhasil memperoleh rata-rata IPK 3,98 dalam waktu tiga tahun satu bulan.

Kualitas lulusan kian terlihat dari deretan wisudawan terbaik di setiap jenjang. Lulusan terbaik Program Sarjana bidang Eksakta berhasil meraih IPK 3,99, sedangkan bidang Non-Eksakta mencatatkan IPK 3,98, dengan keduanya menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun delapan bulan. Di Program Magister, lulusan terbaik sukses meraih IPK sempurna 4,00 dalam waktu satu tahun tiga bulan, sementara lulusan terbaik Program Doktor mencetak IPK 3,98 dengan lama studi dua tahun tiga bulan.

Prestasi gemilang juga diukir pada Program Profesi, di mana Profesi Keperawatan mencatatkan lulusan ber-IPK sempurna 4,00, disusul Profesi Dokter dengan IPK 3,92, dan Profesi Dokter Gigi dengan IPK 3,84. Untuk program spesialisasi, lulusan terbaik dipimpin oleh Subspesialis Anestesiologi dan Terapi dengan IPK 3,99, disusul Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi dengan IPK 3,92, serta Spesialis Ilmu Patologi Klinik dengan IPK 3,90.

BACA JUGA:  Afrika di Persimpangan Sejarah: Bonus Demografi atau Krisis Pembangunan Baru?

Adapun sebaran lulusan terbanyak pada periode ini disumbangkan oleh Fakultas Kedokteran dengan 319 orang, diikuti oleh lulusan profesi insinyur luring Fakultas Teknik sebanyak 306 orang, Fakultas Keperawatan 221 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 130 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis 120 orang.

Sementara itu, Fakultas Hukum meluluskan 117 orang, disusul Fakultas Kesehatan Masyarakat 104 orang, Fakultas MIPA 100 orang, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan 86 orang, serta 84 orang dari profesi insinyur daring Fakultas Teknik dan 84 orang lainnya dari program S1, S2, dan S3 Fakultas Teknik.

Fakultas lainnya yang turut berkontribusi meliputi Fakultas Pertanian dengan 72 orang, Ilmu Budaya 65 orang, Kehutanan 64 orang, Peternakan 51 orang, Kedokteran Gigi 46 orang, Sekolah Pascasarjana 37 orang, Farmasi 32 orang, dan Teknologi Pertanian 10 orang.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru