SulawesiPos.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, potensi kenaikan harga sejumlah bahan pokok mulai diantisipasi pemerintah daerah.
Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menyebut komoditas seperti daging sapi, daging ayam, hingga bumbu dapur berpeluang mengalami penyesuaian harga, terutama mendekati hari raya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Nirman Niswan Mungkasa, menjelaskan bahwa setiap momen hari besar keagamaan selalu diiringi peningkatan permintaan pangan dari masyarakat, yang berimbas pada pergerakan harga di pasaran.
“Yang penting sebenarnya harganya tidak terlalu naik karena memang kebutuhan masyarakat di hari H melebihi dari yang standar. Kayak di Idul Fitri kemarin, daging ayam naik sekali harganya karena permintaan yang tinggi,” kata Nirman, Senin (4/5/2026).
Pemantauan Pasar dan GPM Terus Digencarkan
Meski demikian, Nirman menegaskan pemerintah kota tetap melakukan berbagai langkah pengendalian.
Salah satunya dengan rutin memantau harga dan ketersediaan stok di pasar tradisional, serta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kelurahan.
“Cuma memang kami setiap sidak itu selalu pantau harganya, stoknya dan investasi yang kami lakukan lewat Gerakan Pangan Murah atau Pasar Murah,” ucapnya.
Di sisi lain, ia memastikan stok bahan pangan utama masih dalam kondisi aman.
Komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung disebut tersedia dalam jumlah mencukupi.
“Informasi dari Bulog untuk stok beras masih cukup sampai satu tahun begitupun dengan bahan pokok lainnya,” ungkap Nirman.
Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga di Makassar, Ati, menilai kenaikan harga menjelang Idul Adha merupakan hal yang lumrah.
Menurutnya, peningkatan daya beli masyarakat saat momen hari besar menjadi faktor utama.
“Tidak masalah karena memang momennya orang belanja, apalagi kalau kumpul keluarga pasti banyak yang dibeli,” ujar Ati.
Meski memahami kondisi tersebut, Ati berharap kenaikan harga tetap dalam batas wajar dan tidak memberatkan masyarakat.
“Cuma yang sewajarnya saja naiknya, jangan terlalu tinggi sekali,” pungkasnya.

