Pengacara Shesie: Klien Kami Sangat Mencintai PSM Makassar, Gugatan Pailit Jalan Terakhir!

SulawesiPos.com – Sidang gugatan permohonan pailit pada PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM), yang menaungi klub PSM Makassar, rencananya sudah mulai digelar pada Jumat esok (17/4), di Pengadilan Niaga Makassar.

Gugatan ini dilakukan oleh mantan Sekretaris CEO PSM, Shesie Erisoya, terkait piutangnya pada PSM, senilai Rp3,7 miliar, dari total utang PSM sebelumnya sebanyak Rp14,9 miliar.

Menurut kuasa hukum Shesie, Muhammad Faisal, pihaknya sebenarnya sangat mencintai klub kebanggaan warga Makassar tersebut.

Namun, karena tidak ada jalan lain bagi Shesie untuk mendapatkan kembali uang yang pernah dipinjamkan ke klub, dengan terpaksa pihaknya melayangkan permohonan pailit bagi manajemen PSM.

“Klien kami pernah menjadi bagian dari PSM, dan karena kecintaannya pada klub dia rela meminjamkan uangnya untuk menjadikan klub terbaik di Indonesia, buktinya PSM berhasil jadi juara Piala Indonesia 2019, salah satunya berkat bantuan dari klien kami,” ungkap Faisal.

Shesie, wanita pebisnis berusia 47 tahun ini, sebelum direkrut menjadi sekretaris CEO PSM Munafri Arifuddin, ia pernah bekerja di Bosowa Group. Saat ini Shesie menggeluti beberapa bisnis, di antaranya bisnis coffeeshop Onkel John’s.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Bangga! Victor Dethan Dipanggil Timnas Indonesia, Sheriddin Boboev Perkuat Tajikistan

Faisal menyebutkan, usai PSM juara Piala Indonesia tersebut, kondisi keuangan PSM mulai sehat kembali dengan masuknya beberapa sponsor dari beberapa perusahaan dan brand ternama. Namun, sayangnya manajemen PSM enggan menyelesaikan kewajibannya pada Shesie.

“Kami sudah mencoba berbagai upaya, beberapa surat pribadi juga tidak ditanggapi manajemen PSM, dengan terpaksa kami menggugat pailit PSM, agar hak-hak klien kami bisa kembali,” ujar Faisal.

Selain itu pula, Faisal menambahkan, jika pihak manajemen PSM Makassar sudah tidak mampu mengelola klub secara profesional, ia siap menghadirkan beberapa investor yang siap melakukan take over pada manajemen PSM.

“Saat ini sudah 2 calon investor yang siap untuk meng-take over manajemen PSM, satu investor dari Kalimantan Timur, satu lagi salah satu tokoh pengusaha di Sulsel, kasihan klub sebesar PSM dengan sejarahnya yang luar biasa itu hancur karena manajemen tidak profesional,” tutup Faisal.

Terkait gugatan permohonan pailit ini, pihak manajemen PSM dan mantan CEO PSM, Munafri, yang saat ini menjabat Wali Kota Makassar, masih enggan menanggapi gugatan Shesie.

BACA JUGA: 
Drama Empat Gol di Parepare! PSM vs Persita Imbang 2-2 di Babak Pertama

SulawesiPos.com – Sidang gugatan permohonan pailit pada PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM), yang menaungi klub PSM Makassar, rencananya sudah mulai digelar pada Jumat esok (17/4), di Pengadilan Niaga Makassar.

Gugatan ini dilakukan oleh mantan Sekretaris CEO PSM, Shesie Erisoya, terkait piutangnya pada PSM, senilai Rp3,7 miliar, dari total utang PSM sebelumnya sebanyak Rp14,9 miliar.

Menurut kuasa hukum Shesie, Muhammad Faisal, pihaknya sebenarnya sangat mencintai klub kebanggaan warga Makassar tersebut.

Namun, karena tidak ada jalan lain bagi Shesie untuk mendapatkan kembali uang yang pernah dipinjamkan ke klub, dengan terpaksa pihaknya melayangkan permohonan pailit bagi manajemen PSM.

“Klien kami pernah menjadi bagian dari PSM, dan karena kecintaannya pada klub dia rela meminjamkan uangnya untuk menjadikan klub terbaik di Indonesia, buktinya PSM berhasil jadi juara Piala Indonesia 2019, salah satunya berkat bantuan dari klien kami,” ungkap Faisal.

Shesie, wanita pebisnis berusia 47 tahun ini, sebelum direkrut menjadi sekretaris CEO PSM Munafri Arifuddin, ia pernah bekerja di Bosowa Group. Saat ini Shesie menggeluti beberapa bisnis, di antaranya bisnis coffeeshop Onkel John’s.

BACA JUGA: 
PSM Makassar vs Dewa United: Rekor Berimbang, Momentum Juku Eja Diuji di Parepare

Faisal menyebutkan, usai PSM juara Piala Indonesia tersebut, kondisi keuangan PSM mulai sehat kembali dengan masuknya beberapa sponsor dari beberapa perusahaan dan brand ternama. Namun, sayangnya manajemen PSM enggan menyelesaikan kewajibannya pada Shesie.

“Kami sudah mencoba berbagai upaya, beberapa surat pribadi juga tidak ditanggapi manajemen PSM, dengan terpaksa kami menggugat pailit PSM, agar hak-hak klien kami bisa kembali,” ujar Faisal.

Selain itu pula, Faisal menambahkan, jika pihak manajemen PSM Makassar sudah tidak mampu mengelola klub secara profesional, ia siap menghadirkan beberapa investor yang siap melakukan take over pada manajemen PSM.

“Saat ini sudah 2 calon investor yang siap untuk meng-take over manajemen PSM, satu investor dari Kalimantan Timur, satu lagi salah satu tokoh pengusaha di Sulsel, kasihan klub sebesar PSM dengan sejarahnya yang luar biasa itu hancur karena manajemen tidak profesional,” tutup Faisal.

Terkait gugatan permohonan pailit ini, pihak manajemen PSM dan mantan CEO PSM, Munafri, yang saat ini menjabat Wali Kota Makassar, masih enggan menanggapi gugatan Shesie.

BACA JUGA: 
Borneo FC vs PSM Makassar: Misi Bangkit Dua Tim di Pekan ke-16 Super League

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru