Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan Makassar Resmi Dihentikan Setelah Tujuh Hari, Korban Tak Ditemukan

Selain operasi di laut, pemantauan visual dan koordinasi intensif juga dijalankan bersama unsur SAR gabungan.

Personel dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, TNI/Polri, serta masyarakat pesisir turut dilibatkan guna memperluas jangkauan pencarian.

“Operasi SAR telah kami laksanakan selama tujuh hari sesuai prosedur. Seluruh area yang menjadi sektor pencarian telah disisir secara optimal. Namun hingga hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Sultan.

Penutupan operasi ditandai dengan debriefing akhir dan penandatanganan berita acara penghentian operasi oleh pihak keluarga bersama unsur SAR.

Meski demikian, tim tetap mengimbau nelayan dan warga pesisir agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Terima kasih atas dedikasi dan sinergi seluruh tim SAR gabungan. Semoga kerja kemanusiaan ini menjadi ladang pengabdian bagi kita semua,” tutupnya.

Kronologi Hilangnya Korban

Hery diketahui berangkat melaut pada Minggu (8/2) dini hari dengan menggunakan kapal nelayan miliknya.

Sesuai kebiasaan, korban biasanya kembali ke daratan sekitar pukul 08.00 Wita.

BACA JUGA: 
Nelayan Asal Sinjai Dilaporkan Hilang di Perairan Pulau Sembilan, Tim SAR Kerahkan Belasan Perahu

Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Kecurigaan semakin kuat setelah kapal milik korban ditemukan mengapung di tengah laut tanpa awak.

Selain operasi di laut, pemantauan visual dan koordinasi intensif juga dijalankan bersama unsur SAR gabungan.

Personel dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, TNI/Polri, serta masyarakat pesisir turut dilibatkan guna memperluas jangkauan pencarian.

“Operasi SAR telah kami laksanakan selama tujuh hari sesuai prosedur. Seluruh area yang menjadi sektor pencarian telah disisir secara optimal. Namun hingga hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Sultan.

Penutupan operasi ditandai dengan debriefing akhir dan penandatanganan berita acara penghentian operasi oleh pihak keluarga bersama unsur SAR.

Meski demikian, tim tetap mengimbau nelayan dan warga pesisir agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Terima kasih atas dedikasi dan sinergi seluruh tim SAR gabungan. Semoga kerja kemanusiaan ini menjadi ladang pengabdian bagi kita semua,” tutupnya.

Kronologi Hilangnya Korban

Hery diketahui berangkat melaut pada Minggu (8/2) dini hari dengan menggunakan kapal nelayan miliknya.

Sesuai kebiasaan, korban biasanya kembali ke daratan sekitar pukul 08.00 Wita.

BACA JUGA: 
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Lansia Wajo Akhirnya Ditemukan Selamat

Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Kecurigaan semakin kuat setelah kapal milik korban ditemukan mengapung di tengah laut tanpa awak.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru