Pelapor Kasus Pelecehan Seksual Rektor UNM Nonaktif Tegaskan SP3 Bukan untuk Laporan TPKS

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, konsisten, dan transparan dalam menangani setiap laporan, khususnya laporan dugaan kekerasan seksual.

“Saya berharap pihak APH apapun yang kita laporkan kemudian ditindaklanjuti, misalnya kasus UU TPKS yang pertama kami laporkan jangan kemudian UU ITE-nya yang dimunculkan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan resmi menghentikan penyelidikan laporan dugaan pelecehan verbal yang menyeret Rektor UNM nonaktif, Prof Karta Jayadi, setelah dinilai tidak memenuhi unsur pidana.

BACA JUGA:  Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka TPKS, Korban Lebih dari Tiga

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, konsisten, dan transparan dalam menangani setiap laporan, khususnya laporan dugaan kekerasan seksual.

“Saya berharap pihak APH apapun yang kita laporkan kemudian ditindaklanjuti, misalnya kasus UU TPKS yang pertama kami laporkan jangan kemudian UU ITE-nya yang dimunculkan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan resmi menghentikan penyelidikan laporan dugaan pelecehan verbal yang menyeret Rektor UNM nonaktif, Prof Karta Jayadi, setelah dinilai tidak memenuhi unsur pidana.

BACA JUGA:  Kasus TPKS Rektor UNM Nonaktif Masih Berjalan, Mendiktisaintek Belum Putuskan Nasib Jabatan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru