Situasi semakin memanas ketika dua kelompok warga dari lorong berbeda keluar rumah dan hampir terlibat bentrokan.
Kesalahpahaman dipicu oleh arah petasan yang mengarah ke lorong lain, diperparah dengan kondisi sebagian warga yang diduga berada dalam pengaruh minuman keras.
RW-Aparat Kepolisian Turun Tangan
Ketua RW setempat, Muhajar, menyebut dirinya segera turun tangan untuk mengendalikan situasi guna mencegah keributan meluas.
“Anak-anak melempar petasan, saya sudah bilang berhenti. Karena terjadi kesalahpahaman, apalagi sebagian warga sudah minum, saya langsung menahan warga supaya tidak terjadi keributan,” kata Muhajar.
Aparat kepolisian bersama ketua RT dan RW setempat kemudian melakukan mediasi untuk menenangkan kedua kelompok warga.

