24 C
Makassar
3 February 2026, 6:33 AM WITA

Tara’jong, Jajanan Singkong Khas Sulsel yang Manis dan Renyah

Overview:

  • Kudapan tradisional khas Sulawesi Selatan berbahan dasar singkong dan gula merah
  • Banyak dijumpai di Makassar dan Kabupaten Gowa sebagai jajanan pasar pagi
  • Murah, sederhana, dan menjadi bagian dari identitas kuliner lokal

SulawesiPos.com – Di tengah maraknya kuliner modern, jajanan tradisional Sulawesi Selatan masih bertahan dan terus dicari masyarakat.

Salah satu yang tetap eksis adalah tara’jong, penganan berbahan dasar singkong yang dikenal luas sebagai kue khas Sulsel, khususnya di Makassar dan Kabupaten Gowa.

Tara’jong dibuat dari singkong yang direbus hingga empuk, kemudian ditumbuk dan dicampur dengan gula merah.

Adonan tersebut dibentuk bulat, dipipihkan, lalu dibaluri adonan tepung sebelum digoreng hingga berwarna keemasan.

Perpaduan tekstur renyah di luar dan lembut manis di dalam menjadi ciri khas kudapan ini.

Di Makassar dan Gowa, tara’jong mudah ditemui di lapak jajanan pasar, terutama pada pagi hari.

Kue ini kerap menjadi teman sarapan ringan atau kudapan santai, dinikmati bersama teh atau kopi.

Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 per buah, sehingga digemari berbagai kalangan.

Baca Juga: 
Sirup DHT, Oleh-oleh Khas Makassar dengan Rasa Manis-Segar dari Pisang Ambon

Di kalangan masyarakat Bugis, kue ini juga dikenal dengan sebutan tarajju.

Overview:

  • Kudapan tradisional khas Sulawesi Selatan berbahan dasar singkong dan gula merah
  • Banyak dijumpai di Makassar dan Kabupaten Gowa sebagai jajanan pasar pagi
  • Murah, sederhana, dan menjadi bagian dari identitas kuliner lokal

SulawesiPos.com – Di tengah maraknya kuliner modern, jajanan tradisional Sulawesi Selatan masih bertahan dan terus dicari masyarakat.

Salah satu yang tetap eksis adalah tara’jong, penganan berbahan dasar singkong yang dikenal luas sebagai kue khas Sulsel, khususnya di Makassar dan Kabupaten Gowa.

Tara’jong dibuat dari singkong yang direbus hingga empuk, kemudian ditumbuk dan dicampur dengan gula merah.

Adonan tersebut dibentuk bulat, dipipihkan, lalu dibaluri adonan tepung sebelum digoreng hingga berwarna keemasan.

Perpaduan tekstur renyah di luar dan lembut manis di dalam menjadi ciri khas kudapan ini.

Di Makassar dan Gowa, tara’jong mudah ditemui di lapak jajanan pasar, terutama pada pagi hari.

Kue ini kerap menjadi teman sarapan ringan atau kudapan santai, dinikmati bersama teh atau kopi.

Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 per buah, sehingga digemari berbagai kalangan.

Baca Juga: 
Nasu Palekko: Dari Peternak Sidrap ke Meja Kuliner Pinrang

Di kalangan masyarakat Bugis, kue ini juga dikenal dengan sebutan tarajju.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/